Tutorial Menggunakan CloudFlare (Lengkap)

Yowww…. Sesuai janji saya akan membuat artikel mengenai Tutorial Menggunakan CloudFlare (Lengkap) versi saya sendiri. Artikel sejenis memang sudah banyak bisa Anda temukan tapi disini Anda akan mendapatkan tutorial menggunakan cloudflare lengkap dengan konfigurasinya! Langsung aja ya broo…

Sudah tahu apa itu CloudFlare? Bagi Anda yang belum tahu apa itu CloudFlare saya menyarankan untuk membaca terlebih dahulu artikel tentang CDN disini, karena CloudFlrae sendiri merupakan CDN. CloudFlare adalah merek dagang yang menawarkan layanan CDN sama seperti halnya MaxCDN. Mulai sekarang saya akan menyingkat CloudFlare menjadi CF biar ngejelasinnya gak ribet. Saya sendiri sudah menggunakan CF pada situs ini sejak 1 bulan yang lalu karena memang situs ini pun masih muda umurnya kurang dari 2 bulan.

Saat pertama kali Anda mengunjungi situsnya Anda akan terfokus pada sebuah Kalimat yang ditampilkan yaitu “Give us five minutes and we’ll supercharge your website“. Sebuah kalimat yang menggoda kita untuk mencoba layanan dari CF ini. Ketika Anda memilih layanan CDN yang akan digunakan, salah satu faktor yang perlu Anda perhatikan adalah penyebaran data center nya. Semakin banyak serta penyebarannya merata maka bisa dikatakan itu layanan yang berkualitas dan perlu Anda coba. Saat ini, CF sendiri memilik 34 data center yang tersebar di seluruh dunia.

tutorial menggunakan cloudflare
Penyebaran Data Center CloudFlare

Latar Belakang Saya Menggunakan CloudFlare

Anda perlu tahu dulu alasan saya menggunakan CF di situs ini agar tidak ada pertanyaan “Kenapa saya harus mulai menggunakan CF”. Saya memang sangat menyarankan bagi Anda yang mengelola sebuah website untuk menggunakan CF dalam rangka optimalisasi website. Alasan utama saya menggunakan CF karena mungkin inilah satu-satunya layanan CDN yang menawarkan fitur cukup lengkap tanpa harus membayar alias gratis. Kedua adalah saya sudah jatuh cinta sama CF karena memang saya merasakan manfaatnya setelah menggunakan CF di situs ini. Saya cukup puas dengan fitur-fitur yang diberikan CF walaupun saya menggunakan versi gratisan.

MaxCDN sama halnya dengan CF menawarkan layanan CDN namun Anda harus mengelurkan biaya untuk menikmati layanan dari MaxCDN. Untuk urusan kualitas saya kira keduanya sama bagus karena baik itu CF ataupun MaxCDN sudah diimplementasikan/digunakan pada jutaan website di seluruh dunia. Layanan CF memang terbagi menjadi dua secara garis besar yaitu versi gratis (free) dan ada juga versi berbayar yang dikemas ke dalam beberapa paket. Saya menyarankan Anda mencoba versi gratisnya terlebih dahulu sebelum menggunakan layanan berbayar dari CF. Jika kita berbicara mengenai kegunaan menggunakan CF maka sama dengan kita berbicara mengenai kegunaan menggunakan CDN dan itu sudah saya bahas pada artikel sebelumnya tentang CDN.

Ada pernyataan yang muncul tentang CDN ini dan saya pribadi kurang setuju dengan pernyataan tersebut, kurang lebih seperti ini : “CDN hadir hanya untuk menjangkau pengunjung/pengguna situs yang letak geografisnya jauh dari server utama. Jadi jika Anda menggunakan server lokal (Indonesia) dan sasaran pengunjung situs Anda pun lokal juga ya gak perlu menggunakan CDN karena itu akan memutar rute akses bagi para pengunjung lokal sehingga akses mereka ke situs justru semakin lama”.

Secara teori memang seperti itu karena CDN sendiri memang menjalankan fungsi mirroring yang artinya konten-konten dari situs Anda akan di mirror oleh CDN dan disimpan di setiap data center CDN tersebut yang tersebar di seluruh dunia sehingga masing-masing pengunjung situs yang berbeda letak geografisnya akan dilayani oleh data center terdekat dengan lokasinya bukan sepenuhnya dilayani oleh server utama. Namun sayangnya pernyataan di atas tidak sepenuhnya benar karena saat ini sebuah layanan CDN tidak hanya menawarkan fungsi mirroring namun Anda perlu mempertimbangkan fitur-fitur lain yang mereka tawarkan. Contoh pada CF, selain konten situs Anda akan di mirror oleh CF, dengan menggunakan CF situs Anda naik tingkat dalam hal keamanan. CDN di masa sekarang bisa menjadi proteksi pada sebuah website dimana sama-sama kita tahu bahwa tingkat kejahatan di dunia maya semakin tinggi oleh karena itu CDN hadir menawarkan fitur ini. Selain itu, apa yang saya alami justru bertolak belakang dengan pernyataan di atas. Situs saya lebih cepat di akses oleh pengunjung lokal ketika saya menggunakan CF dibandingkan pada saat saya tidak menggunakan CF. Saya akan menjelaskannya lebih detail pada bagian fitur-fitur CF di bawah ini.

Fitur-Fitur CloudFlare

Kita masuk ke pembahasan yang lebih menarik yaitu tentang fitur-fitur dari CF baik itu yang terdapat pada versi gratis ataupun versi berbayar (Pro). Perlu Anda ketahui bahwa sistem jaringan CDN saat ini telah berkembang pesat, fungsi CDN bukan hanya mirroring serta caching saja namun masih banyak fungsi serta manfaat yang bisa Anda dapatkan dari CDN.

  1. Mirroring : Ya sudah pasti karena memang ini fungsi utama dari CDN. Konten di situs Anda akan di mirror ke setiap data center CF sehingga akan meningkatkan kecepatan akses bagi pengunjung yang letak geografisnya berjauhan dengan server utama.
  2. Caching : Selain fungsi mirror, CF juga menjalankan fungsi caching dimana konten-konten di situs Anda akan di cache dalam jangka waktu tertentu. Ini dilakukan untuk menghemat sumber daya yang digunakan. Dengan fitur ini, Anda akan menghemat bandwidth hosting terutama jika hosting Anda menerapkan limit pada bandwidth yang digunakan. Normalnya ketika Anda tidak menggunakan CF maka koneksi internet hanya akan terjalin 2 arah yaitu antara Anda (pengunjung) dan server. Dengan menggunakan CF hubungan menjadi 3 arah terutama jika jarak server utama lebih jauh dari Anda sedangkan jarak data center CF lebih dekat dengan Anda maka terlebih dahulu Anda akan mengirimkan sebuah request ke data center CF untuk menampilkan konten situs bukan mengirim request ke server utama. Konten-konten tersebut sudah terlebih dahulu di cache oleh CF sehingga Anda akan mendapatkan akses cepat ketika membuka konten.
  3. Analytics : Anda akan mendapatkan layanan monitoring dan dengan mudah Anda dapat melihatnya melalui dashboard. CF akan memonitor beberapa hal dan membuat laporannya untuk Anda. Seperti jumlah request yang terjadi selama 24 jam terakhir, jumlah unique visitor, dari mana visitor itu berasal, memonitor bandwidth atau sumber daya yang digunakan selama 24 jam terakhir bahkan sampai melaporkan berapa banyak percobaan serangan terhadap situs Anda yang dilakukan pihak lain.
  4. Firewall : CF akan berusaha melindungi situs Anda salah satunya dengan fitur firewall. Anda dapat memblokir IP tertentu atau visitor yang datang dari negara tertentu sehingga Anda bisa mengatur siapa saja yang boleh membuka situs Anda. Anda juga bisa mengatur seberapa kuat CF akan melindungi situs Anda dengan berbagai macam tingkatan mulai dari “Low” sampai dengan “Im Under Attack” artinya digunakan ketika dalam kondisi gawat darurat.
  5. Encrypt : CF memberikan layanan enkripsi untuk melindungi situs Anda bahkan bisa Anda dapatkan pada versi gratis. Anda bisa menggunakan SSL (Secure Socket Layer) seperti yang digunakan pada situs ini. Ini memperlihatkan keseriusan CF terhadap faktor keamanan sebuah situs.
  6. Rocket Loader : Dengan rocket loader maka situs Anda akan berakselerasi lebih cepat lagi. Ketika Anda mengaktifkan fitur ini, CF hanya akan menampilkan konten yang di request oleh pengunjung sehingga konten lain yang tidak perlu ditampilkan tidak akan terload. Oleh karena itu fitur ini disebut memiliki tujuan unsinkronisasi Javascript.
  7. RailGun : Ini adalah fitur andalan dari CF namun hanya bisa dinikmati pada versi berbayar atau jika kebetulan Hosting Anda menjalin kerja sama dan menjadi partner CF. Dengan fitur ini akselerasi website akan semakin cepat dan CF sendiri mengklaim fitur ini dapat meningkatkan kecepatan akses hingga 300%. RailGun akan mengomptimasi atau mempercepat request ke server utama atau bisa dikatakan koneksi antara CF dan server utama di booster. Jika normalnya sebuah CDN hanya dapat me-mirror konten-konten statis maka dengan RailGun dimungkinkan untuk me-mirror konten dinamis. Lihat gambar dibawah ini.

    tutorial menggunakan cloudflare
    Ilustrasi Cara Kerja RailGun

Cara Menggunakan Layanan CloudFlare

Ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan untuk dapat menikmati layanan dari CloudFlare dan akan saya sertakan konfigurasi yang direkomendasikan pada CF ini.

  1. Terlebih dahulu Anda perlu mendaftar dan membuat Akun pada situs CF. Silahkan buka situsnya disini dan mulailah membuat sebuah Akun.
  2. Setelah akun Anda aktif maka Anda perlu memasukkan website yang akan dioptimasi menggunakan CF. Jika sudah klik “Add website”.

    tutorial menggunakan cloudflare
    Masukkan Website yang Akan di Optimasi
  3. CF terlebih dahulu akan melakukan scan terhadap website yang didaftarakan tersebut. Waktu yang diperlukan sekitar 1 menit.

    tutorial menggunakan cloudflare
    Proses Scan Sedang Berjalan
    tutorial menggunakan cloudflare
    Scanning Selesai, Klik “Continue”
  4. Selanjutnya Anda akan masuk ke halaman pengaturan DNS, pada tahap ini biarkan saja pengaturan secara default karena nantinya Anda tetap bisa merubah bagian ini.

    tutorial menggunakan cloudflare
    Record Setting
  5. Setelah itu Anda akan masuk ke halaman pengaturan utama. Konfigurasi yang saya lakukan seperti di bawah ini, jika sudah selesai klik “Continue”.

    tutorial menggunakan cloudflare
    Konfigurasi CloudFlare
  6. Langkah selanjutnya Anda perlu mengganti Nameserver dengan Nameserver yang telah disediakan oleh CF. Untuk merubah NS Anda perlu masuk ke Cpanel hosting dan ganti Nameserver Anda dengan Nameserver dari CF. Jika sudah, klik “i’ve updated my nameserver, continue”.

    tutorial menggunakan cloudflare
    Nameserver CF
  7. Selesai! Anda hanya tinggal menunggu CF akitf pada situs Anda dan itu membutuhkan waktu 1×24 jam atau 2×24 jam.

    tutorial menggunakan cloudflare
    Tanda Merah Menandakan CF Belum Aktif Pada Situs Anda
tutorial menggunakan cloudflare
Jika Muncul Tanda Hijau Maka CF Sudah Aktif

 

Perlu diketahui bahwa jika layanan hosting yang Anda gunakan menjalin kerja sama dengan CF artinya sudah menjadi CF partner maka Anda dapat mengaktifkan CF langsung melauli Cpanel. Cara ini tidak mengharuskan Anda mengganti Namerserver sehingga Anda akan tetap menggunakan Nameserver dari hosting. Kelemahannya adalah Anda tidak dapat menggunakan fitur Universal SSL jika mengaktifkan CF lewat Cpanel. Oleh karena itu meskipun hosting saya bekerja sama dengan CF dan bisa saja saya mengaktifkan CF melalui Cpanel hosting namun saya lebih memilih mengaktifkannya langsung di situs CF.

Navigasi Dashboard CloudFlare

Setelah CF aktif Anda bisa melakukan konfigurasi ulang lebih detail melalui dashbord yang sudah disediakan. Untuk memudahkan Anda, saya sarankan switch tampilan dashboard ke versi terbaru.

tutorial menggunakan cloudflare
Merubah Tampilan Dashboard

Pada dashboard, Anda bisa melihat deretan fitur-fitur CF yang bisa Anda maksimalkan dengan cara melakukan konfigurasi lanjutan.

  1. Overview : Pada halaman ini, Anda dapat melihat laporan secara keseluruhan dari layanan CF yang Anda gunakan. Mulai dari status apakah CF sudah aktif pada situs Anda atau belum, pada menu advanced ada pilihan “Pause Website” dan “Delete Website”. Fitur pause bisa Anda gunakan jika Anda ingin mengehentikan sementara layanan dari CF sedangkan pada fitur delete website digunakan untuk menghapus situs Anda dari layanan CF sehingga CF menjadi tidak aktif secara permanent. Pada halaman ini pula Anda dapat melihat hasil pengaturan yang sudah Anda lakukan seperti tingkat keamanan, caching level, DNS record, SSL dan jenis layanan yang digunakan (Free atau Pro).
    tutorial menggunakan cloudflare
  2. Analytics : Lanjut ke halaman berikutnya yaitu bagian Analytics. Halaman ini menampilkan laporan tentang kegiatan monitoring yang dilakukan CF. Mulai dari laporan request yang terjadi selama 24 jam terakhir. Laporan terdiri dari total request, cached request dan uncached request. Pada tab selanjunya yaitu bagian Bandwidth, Anda dapat melihat seberapa besar bandwidth yang dihabiskan dalam 24 jam terakhir. Anda dapat melihat total bandwidth secara keseluruhan dan juga berapa bandwidth yang berhasil di save/dihemat oleh CF. Tab lainnya adalah mengenai Unique Visitor, pada bagian ini Anda dapat melihat jumlah Unique Visitor selama 24 jam terakhir serta jumlah maksimum dan minimum visitor dalam satu jam. Terakhir adalah tab Threats yaitu ancaman terhadap situs Anda, ancaman bisa berupa serangan hacker ataupun visitor yang tidak aman serta secara otomatis akan di blokir oleh CF. Pada beberapa kasus, spam juga akan dianggap sebagai ancaman dan Anda dapat melihat jumlah ancaman yang terjadi selama 24 jam terakhir dan sebagaian besar ancaman itu berasal dari negara mana.
  3. DNS : Di halaman ini Anda dapat merubah DNS record. secara default DNS utama dari website Anda akan di pointing menggunakan layanan CF sedangkan untuk DNS lainnya Anda perlu mengaktifkannya secara manual. Dalam hal ini saya tidak merubah pengaturan dari DNS record dan dibiarkan default karena takut salah….haha
  4. Crypt : Pada bagian ini Anda dapat menggunakan fitur Universal SSL yang diberikan oleh CF secara gratis. Jika ingin menggunakan Universal SSL pilihlah tipe “Flexible SSL”. Pada postingan selanjutnya saya akan membuat artikel tutorial memasang SSL gratis dari CF.
  5. Firewall : Di halaman ini Anda dapat mengatur tingkat keamanan yang diterapkan pada situs Anda mulai dari “Low” sampai dengan “Im Under Attack”. Meskipun begitu pihak CF sendiri merekomendasikan pengaturan “Low” jika tidak dalam keadaan gawat darurat. Selain itu, Anda dapat mengatur pemblokiran IP sehingga secara otomatis CF akan memblokir akses dari IP yang masuk pada daftar hitam (blacklist). Meotde pemblokiran bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan memasukkan IP yang akan Anda blacklist secara manual atau Anda tinggal menuliskan nama negara sehingga akses yang berasal dari negara tersebut akan otomatis diblokir oleh CF. Fitur lain adalah “Advanced DDoS Protection” yang hanya bisa digunakan dalam versi berbayar…hehe
  6. Speed : Halaman “Speed” salah satunya memuat tentang fitur minify yaitu sebuah sistem yang dapat menghilangkan kode-kode script atapun kode HTML yang tidak perlu sehingga akan meringankan ukuran dari sebuah file. Centang semua untuk pengaturan terbaik yaitu pada bagian Javascript, HTML dan CSS. Beberapa fitur yang lainnya hanya tersedia pada versi berbayar seperti RailGun,Mirage,Polish dll. Fitur lain yang terdapat pada halaman ini adalah Rocket Loader, pilih pengaturan “Automatic” untuk mengaktifkan Rocket Loader pada keseluruhan komponen web dan pilih “Manual” jika hanya ingin diterapkan pada beberapa komponen saja.
  7. Caching : Menjelaskan mengenai bagaimana CF melakukan cache pada website Anda. pilih pengaturan “standard” saja karena secara defaullt, CF tidak akan meng-cache konten HTML.
  8. Page Rules : Kelebihan dari CF adalah Anda bisa menerapkan pengaturan yang berbeda pada tiap-tiap halaman website Anda. Mulai dari tingkat keamanan sampai dengan enkripsi yang diterapkan hanya pada halaman-halaman tertentu website Anda, semuanya bisa Anda lakukan melalui “Page Rules”

Sebetulnya masih ada beberapa halaman lain namun saya membiarkan pengaturan secara default pada halaman tersebut. Itulah penjelasan mengenai tutorial menggunakan cloudflare secara lengkap versi saya. Saya tidak menjamin konfigurasi CF yang saya gunakan memberikan efek yang sama pada Anda karena masih banyak faktor yang berpengaruh dalam rangka optimalisasi website. Selamat mencoba…

One thought on “Tutorial Menggunakan CloudFlare (Lengkap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *