Tabel Pengendalian GH/KH/pH

Peran parameter air dalam Aquascape sangatlah penting sehingga kita perlu memahami beberapa parameter air serta cara pengendaliannya, lebih disarankan jika Anda punya beberapa test kit yang bisa digunakan untuk mengukur parameter air meliputi KH, GH dan pH. Sebagai dasar pemahaman silahkan baca terlebih dahulu tentang Parameter Air.

Banyak cara dan metode yang bisa dilakukan untuk menaikkan atau menurunkan beberapa parameter air dan kali ini saya akan menyajikannya dalam bentuk tabel untuk selanjutnya saya jelaskan. Tabel ini bersumber dari situs aquajaya.com.

Tabel Pengendalian Parameter Air

Perhatikan tabel di atas, tanda silang berwarna hijau mengindikasikan “menurunkan” dan tanda silang berwarna merah mengindikasikan “meningkatkan”. Dengan tabel tersebut kita dengan mudah mengetahui cara menurunkan dan meningkatkan GH, KH, pH dan pastinya CO2.

  1. Pada kolom pertama ada yang namanya “Peat” atau dalam bahasa Indonesia adalah “gambut”.  Gambut adalah jenis tanah yang terbentuk dari akumulasi sisa-sisa tumbuhan yang setengah membusuk. Oleh sebab itu, kandungan bahan organiknya tinggi. Penggunaan gambut dalam air dapat menurunkan nilai KH dan pH.
  2. Driftwood sebetulnya adalah sebuah istilah untuk kayu apung. Kayu ini bisa berasal dari jenis pohon apapun tetapi sudah melalui proses ‘pencucian’ secara alami. Misalnya ada penebangan pohon dan beberapa potongan kayu hanyut ke sungai atau laut sehingga akhirnya disebut sebagai driftwood. Penggunaan driftwood dalam air bisa menurunkan nilai kH dan pH.
  3. Daun Ketapang juga bisa digunakan untuk menurunkan nilai KH dan pH air.
  4. Kolom ke-4 adalah penggunaan dari air RO, air destilasi atau air yang sudah dimurnikan sebelumnya. Air destilasi atau air suling adalah air yang sudah dihilangkan kandungan mineral dan zat-zat kimianya. Penggunaan jenis air ini yang dicampurkan dengan air biasa dapat menurunkan nilai GH, KH dan pH sekaligus.
  5. Substrate khusus yaitu yang diproduksi oleh beberapa produsen seperti ADA dan Gex. Biasanya substrate tersebut sudah di formulasikan untuk dapat mempengaruhi parameter air. Penggunaan substrate khusus dapat menurunkan nilai GH, KH dan pH air.
  6. Injeksi CO2 adalah penggunaan CO2 dalam Aquascape baik itu melalui metode tabung bertekanan ataupun DIY. Hal yang jarang disadari adalah ternyata penambahan CO2 dapat menurunkan nilai pH air karena karbon dioksida ketika dilarutkan dalam air akan berubah menjadi asam karbonat.
  7. Coral Chips adalah batu koral atau batu karang dari laut, saya masih ingat pelajaran sewaktu kuliah dulu bahwa sebetulnya batu karang itu terbentuk dari pengangkatan formasi batu gamping/batu kapur (limestone) sehingga kandungannya pun hampir sama antara batu karang dan batu gamping yaitu di dominasi oleh unsur Kalsium Karbonat. Penggunaan batu karang dalam air dapat meningkatkan nilai GH, KH dan pH.
  8. Limestone (batu kapur atau batu gamping) sudah pasti memiliki efek yang sama seperti yang saya jelaskan di poin 7 bahwa antara batu karang dan batu gamping mengandung unsur yang sama yaitu di dominasi oleh Kalsium Karbonat dan unsur tersebut dapat meningkatkan nilai GH, KH dan pH air.
  9. Calcium Carbonate yang lebih murni seperti yang terkandung dalam baking soda. Penggunaan unsur ini dapat meningkatkan nilai KH dan pH air.
  10. Terakhir adalah aerasi air, sistem aerasi sudah lama dikenal terutama bagi Anda yang senang memelihara ikan yaitu ketika Anda menambahkan gelembung oksigen di dalam akuarium menggunakan aerator yang bertujuan untuk menyediakan/meningkatkan ketersediaan oksigen di dalam air. Hal ini tidak direkomendasikan dalam Aquascape karena justru akan menurunkan kandungan CO2 dalam air meskipun mampu meningkatkan nilai pH.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *