Setup Aquascape

Setelah beberapa informasi dasar saya sajikan di postingan sebelumnya, kali ini waktunya saya membahas mengenai cara setup Aquascape yang sederhana, saya yakin Anda semua bisa mempraktekannya. Diharapkan informasi ini bisa berguna bagi pemula yang baru mulai membuat Aquascape. Cara setup Aquascape yang akan saya bahas merupakan cara setup yang umum dilakukan oleh para scaper. Dalam hal ini saya akan mengambil contoh penggunaan pasir sebagai substrate.

Alat dan Bahan Yang Diperlukan :

  1. Akuarium
  2. Lampu
  3. Pupuk Dasar
  4. Substrate (Pasir Malang Kasar, Pasir Malang Halus, Pasir Silika)
  5. Hardscape (Kayu atau Batu)
  6. Tanaman
  7. Pinset panjang untuk memudahkan proses penanaman
  8. Filter
  9. CO2 System

Langkah-Langkah :

LANGKAH KE-1 (Menyiapkan Akuarium)

Siapkan akuarium yang akan digunakan dan letakkan di atas meja,cabinet atau apapun itu. Alasi terlebih dahulu bawahnya dengan styrofoam atau bahan lunak lainnya agar mengurangi resiko pecahnya kaca bagian bawah. Akuarium yang akan digunakan sudah dalam keadaan bersih. Disarankan pada langkah awal ini Anda sudah menyediakan lampu sebagai alat penerangan untuk Anda dalam melakukan setup. Contohnya seperti gambar di bawah ini.

setup aquascape
Contoh akuarium yang saya gunakan adalah ukuran 80x40x40 cm

LANGKAH KE-2 (Menyiapkan Substrate)

Siapkan bahan pertama yaitu substrate. Disini saya akan mengambil contoh menggunakan pasir malang halus, pasir malang kasar dan pasir silika, karena kedua media ini cukup murah dan mudah untuk digunakan sebagai substrate Aquascape. Tebal substrate biasanya antara 3-5cm disusun atas beberapa lapis/layer. Cuci dulu pasir malang dan pasir silika yang baru Anda beli menggunakan air yang mengalir. Saya akan membaginya ke dalam beberapa tahap, yaitu :

  1. Layer 1 : Campurkan pasir malang kasar dengan pasir silika kasar dalam sebuah ember, Anda bisa menggunakan perbandingan 50:50. Aduk sampai campuran merata. Layer 1 kita peruntukan untuk rumah bagi bakteri pengurai, tempat berkembang biaknya bakteri baik (pada postingan ini saya sudah menjelaskan secara singkat fungsi baketri) sehingga diperlukan material yang agak kasar agar terbentuk rongga. Masukkan hasil campuran tadi langsung ke dalam akuarium dan tebal layer 1 ini kita buat cukup 2 cm saja.
  2. Layer 2 :  Campurkan pasir malang halus dengan pupuk dasar yang sudah Anda siapkan, buat campuran seperti layer 1 di sebuah ember. Perbandingan campuran bisa menggunakan perbandingan 4:1 atau 3:1 antara pasir dan pupuk dasar, aduk hingga campuran merata. Jika sudah merata masukkan campuran tersebut ke dalam akuarium tepatnya di atas layer 1. Tebal layer 2 cukup kita buat 2-3 cm saja.
  3. Layer 3 : Layer 3 kita buat sebagai penutup layer yang dibawahnya, fungsinya agar campuran pasir + pupuk dasar di layer ke 2 tidak menyebabkan air menjadi keruh berlebih. Kita harapkan pupuk dasar yang tercampur pada layer 2 tidak banyak terlarut oleh air jika kita tutup dengan menggunakan layer 3 ini. Gunakan pasir malang halus pada layer 3 ini, masukkan ke dalam akurium tepatnya di atas layer 2. Tebal layer 3 cukup 1-2 cm saja.

Catatan : Jika dilihat dari komposisi substrate yang saya gunakan lebih banyak didominasi pasir malang, pasir silika disini hanya digunakan sebagai bahan campuran layer 1. Hal itu saya lakukan karena saya pribadi kurang suka melihat lapisan substrate berbeda warna (kesannya kaya kue lapis) 😀 . Aquascape pertama saya menggunakan substrate yang terlihat seperti kue lapis dan itu kurang bagus sebetulnya tapi saya males rescape 😀 . Tampilkan kontur yang berbeda pada substrate Anda, artinya bentuk meninggu ke arah belakang atau bisa juga Anda membuat sebuah gundukan seperti bukit kecil. Hal ini perlu dilakukan agar Aquascape Anda tidak terlihat flat (datar), itu kurang menarik. Contohnya seperti ini.

setup aquascape
Bentuk Meninggi Ke Belakang

LANGKAH KE-3 (Penempatan Hardscape)

Mulailah memasukkan hardscape yang sudah Anda siapkan baik itu kayu ataupun batu. Atur posisinya sedemikian rupa, keluarkan bakat seni Anda dan pastikan penempatan hardscape Anda itu memperhatikan aspek-aspek yang sudah saya bahas di postingan sebelumnya. Penempatan hardscape sebaiknya memperhatikan aspek point of interest dan konsep yang sudah Anda rencanakan. Jangan hanya sekedar meletakkan hardscape begitu saja tetapi tanam mereka! Maksud saya, sekitar 10-20% bagian hardscape paling bawah terbenam di dalam susbtrate. Hal ini dilakukan untuk menambah kesan natural karena hardscape yang Anda gunakan akan terlihat menyatu nantinya dengan substrate.

Untuk kayu, sebelum digunakan ada baiknya Anda memastikan bahwa kandungan tanin/ zat kuning nya sedikit. Karena jika kayu yang Anda gunakan masih mengandung tanin bisa dipastikan air Aquascape Anda berwarna kekuningan. Untuk menghilangkan tanin bisa Anda rebus dulu kayunya atau rendam di air panas seharian. Untuk beberapa jenis kayu yang baru dimasukkan ke dalam air biasanya akan mengapung karena masih banyak rongga udara dalam kayu tersebut, untuk mengatasi hal ini Anda bisa menggunakan pemberat berupa batu di bawahnya atau tancapkan kayu itu sedalam-dalamnya pada substrate. Contoh settingan hardscape saya yang pertama (versi cupu)

setup aquascape
Batu yang saya gunakan
setup aquascape
Selesai setting hardscape

LANGKAH KE-4 (Pengisian Air)

Langkah selanjutnya mulailah mengisi air. Jangan diisi penuh dulu! Isi air sekitar 30% atau lebih, pada intinya dalam tahap ini pengisian air dilakukan untuk memudahkan proses penanaman sehingga Anda cukup mengisi air sampai sekiranya tanaman yang akan Anda tanam tenggelam. Ingat teknik mengisi air yang sudah saya bahas pada postingan sebelumnya. Gunakan mangkuk atau wadah dalam mengisi air ini. Pengisian air sebaiknya menggunakan selang, dan air terlebih dahulu dialirkan ke mangkuk sehingga luapan air dari mangkuk itulah yang akhirnya akan mengisi akuarium, hal ini dilakukan agar susunan substrate Anda tidak hancur. Lihat gambar berikut.

setup aquascape
Pengisian Air Sebagian
setup aquascape
Pengisi Air Menggunakan Sebuah Wadah

LANGKAH KE-5 (Bercocok Tanam)

Ini tahapan paling seru menurut saya, setelah air diisi sebagian saatnya untuk bercocok tanam.  Dalam tahap ini gunakan pinset panjang khusus Aquascape untuk memudahkan dalam proses penanaman. Jika Anda memilih tanaman carpet seperti hairgrass atau cuba, perhatikan jarak penanaman yaitu jangan terlalu dekat dan jangan juga terlalu jauh. Selain untuk melawan pertumbuhan algae, jarak penanaman juga menentukan tingkat survival rate si tanaman. Pastikan tanaman menancap kuat pada substrate.

setup aquascape
Tanaman yang akan ditanam

 

setup aquascape
Bercocok Tanam Menggunakan Pinset

LANGKAH KE-6 (Pengisian Air Secara Penuh)

Setelah selesai bercocok tanam selanjutnya silahkan Anda isi airnya sampai penuh. Dalam tahapan ini Anda sudah tidak perlu menggunakan mangkuk dalam mengisi air 😀 . Saring atau keluarkan kotoran-kotoran yang mengapung. Jangan kaget, pada massa awal setup ini air Anda akan tampak keruh. Air akan terlihat jernih setelah beberapa hari atau setelah kotoran-kotoran halus dalam akuarium Anda mengendap dengan sempurna. Contoh punya saya ketika awal setup.

setup aquascape
Air Masih Tampak Keruh Sesaat Setelah Setup

LANGKAH KE-7 (Memasang Alat dan Asesoris)

Terakhir, pasang semua alat-alat yang sudah Anda persiapkan seperti lampu, filter dan CO2 system baik itu berupa tabung ataupun versi DIY. Pada tahap ini ketika air masih keruh tidak disarankan untuk langsung memasukkan ikan. Ikan baru bisa dimasukkan menurut informasi yang saya dapat sekitar 2 minggu setelah setup, namun dalam kasus saya ketika air sudah jernih yaitu sekitar 2 hari, saya langsung memasukkan ikan.

setup aquascape
Air Sudah Tampak Jernih Dalam Waktu 2 Hari (Siang Hari)
setup aquascape
Air Sudah Tampak Jernih Dalam Waktu 2 Hari (Malam Hari)

 [stextbox id=”info” caption=”PENUTUP”]Langkah terakhir silahkan bersantai sambil menikmati secangkir kopi dan bersabar lah menunggu waktu indahnya Aquascape Anda. Ini yang unik, pada tahap awal Aquascape akan terlihat kurang menarik tetapi berbekal kesabaran dan keseriusan dalam merawatnya Anda bisa menikmati hasilnya kelak. Pertumbuhan tanaman serta keseimbangan ekosistem akan terbentuk sekitar 2 bulan, jadi bersabarlah 😀 . Sekitar 80% langkah dalam membuat Aquascape sudah Anda lewati karena 20% lagi saya anggap tahap perawatan. Perawatan Aquascape tidaklah sulit sehingga saya berani mengatakan tahap perawatan hanya sekitar 20% dari seluruh kegiatan Aquascape. NAMUN angka 20% tersebut akan menentukan keberhasilan Aquascape Anda nantinya. Simak postingan saya selanjutnya mengenai “Perawatan/Maintenance Aquascape”.[/stextbox]

Source : Gambar dari Google dan Sebagian Merupakan Dokumentasi Pribadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *