Panduan Dasar Dalam Memulai Aquascape Bagi Pemula

Panduan ini akan sangat berguna bagi Anda yang ingin membuat Aquascape untuk pertama kalinya, panduan ini akan bertindak sebagai pengingat Anda ketika akan membuat Aquascape bahwa banyak hal-hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan termasuk dalam pemilihan equipment. Beberapa poin dari panduan ini akan membahas tentang :

  1. Memilih akuarium yang tepat
  2. Memilih perlengkapan/alat-alat yang tepat
  3. Memilih tanaman serta hardscape yang tepat
  4. Cara menggunakan substrate
  5. Cara menempatkan hardscape yang benar
  6. Cara menanam yang disarankan
  7. Cara perawatan Aquascape

Memilih Akuarium Yang Tepat

Ketika Anda ingin ada sebuah akurium di dalam rumah, ini adalah beberapa pertanyaan yang harus mulai Anda tanyakan pada diri sendiri :

  1. Apakah area tersebut terkena sinar matahari secara langsung?
  2. Apakah ada tempat/ruangan yang cukup untuk menempatkan akuarium yang Anda inginkan?
  3. Apakah terdapat socket listrik di sekitar area tersebut?

Panduan Dasar Dalam Memulai Aquascape Bagi Pemula

Sebuah akuarium tidak seharusnya terkena paparan sinar matahari secara langsung dan Anda perlu membaca artikel ini Sinar Matahri Secara Langsung Tidak Disarankan dalam Aquascape untuk mengetahui lebih jelas tentang paparan sinar matahari bagi akuarium khususnya Aquascape. Selanjutnya adalah pastikan ketika Anda menginginkan ada sebuah akuarium di dalam rumah maka Anda sudah memikirkan mengenai dimana benda tersebut nantinya akan disimpan dan apakah area yang sudah Anda persiapkan cukup untuk ukuran akuarium yang Anda rencanakan tersebut?

Terakhir adalah pastikan bahwa tempat/area yang nantinya menjadi tempat untuk akuarium Anda memiliki socket listrik di dekatnya. Akuarium atau bahkan Aquascape memerlukan listrik untuk menyalakan lampu, filter, timer dan komponen listrik lainnya.

Memilih Peralatan Yang Tepat

Setelah Anda selesai menyiapkan akuarium dan tempat untuk akuarium tersebut, selanjutnya Anda perlu membeli beberapa peralatan yang masuk dalam kategori hardware untuk Aqauascape Anda nantinya.

Filter

Yang pertama dan yang paling penting adalah Anda perlu membeli sebuah filter untuk Aquascape Anda, ada banyak jenis filter yang bisa Anda gunakan dan harus disesuaikan dengan ukuran akurium Anda. Menentukan spesifikasi filter bisa dimulai dari penyesuaian terhadap volume akuarium Anda, berapa volume air akuarium Anda? Atau Anda belum tahu bagaimana caranya menghitung volume air akuarium? Gunakan tools ini Kalkulator Untuk Menghitung Volume Akuarium.

Panduan Dasar Dalam Memulai Aquascape Bagi Pemula

Jika Anda memiliki akuarium dengan volume 50 Liter dan Anda membeli sebuah filter dengan debit penyaringan 200 liter/jam Liter maka tidak akan sesuai, yang terjadi adalah aliran air di dalam akuarium akan semakin cepat dan itu tidak baik untuk tanaman Anda. Atau Anda memiliki akuarium 200 Liter dan Anda membeli filter dengan debit penyaringan 50 liter/jam maka Air akuarim Anda tidak akan tertangani dengan baik oleh filter tersebut.

Heating & Cooling

Perangkat tersebut berfungsi untuk menurunkan atau meningkatkan suhu air di dalam akuarium dan ini tergantung dari daerah Anda masing-masing. Terkadang Anda tidak perlu menggunakannya jika daerah Anda termasuk memiliki suhu yang ideal untuk pertumbuhan tanaman air. Suhu ideal tersebut berkisar 15-28 oC dan Anda perlu sebuah Heating jika daerah Anda memiliki suhu di bawah 15 derajat dan Anda memerlukan Cooling System berupa kipas jika daerah Anda cukup panas misalnya mencapai 35 derajat.

Lampu

Ini merupakan komponen yang tidak kalah pentingnya yang masuk dalam kategori pencahayaan. Ada banyak jenis lampu yang bisa Anda gunakan mulai dari lampu neon rumahan biasa hingga lampu LED yang banyak digemari saat ini. Berbicara mengenai lampu Anda perlu memahami betul kebutuhan tanaman akan cahaya dan seperti apa pencahayaan yang disarankan dalam Aquascape. Semua itu bisa Anda pelajari terlebih dahulu melalui artikel-artikel pencahayaan yang ada di situs ini. Berikut beberapa jenis lampu beserta kelebihan dan kekurangannya.

T8

  • Kelebihan : Hemat energi, cocok untuk ukuran akuarium standar, biasanya tidak terlalu mahal harganya.
  • Kekurangan : Cahaya yang dihasilkan tidak terlalu terang, perlu diganti setiap 8 bulan sekali, tidak cocok untuk settingan high light, kurang ideal untuk akuarium yang cukup dalam.

T5

  • Kelebihan : Hemat energi, output cahaya tinggi, cocok untuk ukuran akuarium standar, biasanya tidak terlalu mahal harganya.
  • Kekurangan : Menghasilkan panas lebih dibandingkan lampu T8, perlu diganti setiap 12-18 bulan sekali, tidak cocok untuk akuarium dengan tinggi/kedalaman lebih dari 70 cm.

Metal Halide

  • Kelebihan : Output cahaya tinggi (terang), sangat efektif untuk akuarium yang dalam, penempatan lampu bisa lebih tinggi di atas akuarium.
  • Kekurangan : Sangat mahal, membutuhkan banyak energi listrik, menghasilkan panas yang lebih dibandingkan lampu lainnya, perlu diganti setiap 12-18 bulan sekali.

LED

  • Kelebihan : Output cahaya tinggi (terang), sangat hemat energi, umur pakai lebih dari 10.000 jam, tidak menimbulkan panas yang berlebih.
  • Kekurangan : Untuk saat ini masih cukup mahal.

Karbon Dioksida

Unsur karbon dioksida sangatlah penting dalam Aquascape dan sangat disarankan untuk menggunakan sistem CO2 tabung bertekanan. Ini pada awalnya merupakan sebuah investasi yang cukup mahal tetapi dalam jangka panjang akan jauh lebih efisien dari pada CO2 DIY. Beberapa komponen yang perlu Anda beli terkait sistem CO2 adalah :

  1. Tabung bertekanan
  2. Regulator
  3. CO2 bubble counter
  4. Check valve
  5. CO2 diffuser
  6. CO2 drop checker/indicator
  7. Selang silikon yang cukup kuat

Panduan Dasar Dalam Memulai Aquascape Bagi Pemula

Perlu diingat bahwa CO2 termasuk zat yang cukup berbahaya dan beracun. Jika kadarnya terlalu berlebih di dalam akuarium akan berakibat buruk bagi penghuni akuarium Anda baik itu tanaman ataupun ikan. Penempatan tabung pun harus sangat diperhatikan dan jangan sampai tabung tersebut terguling atau terkena benturan. Itu adalah tabung bertekanan tinggi dan bisa mengakibatkan ledakan jika terkena benturan yang cukup keras.

Substrate

Memilih substrate yang tepat menjadi sebuah keharusan bagi Anda dan untuk saat ini Aqua Soil adalah yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman Anda. Aqua Soil memiliki konsentratsi nutrisi yang cukup tinggi dan ini benar-benar ideal untuk tanaman Anda. Aquasoil akan meluluhkan amonia pada tahap awal setup tapi ini adalah hal yang baik untuk berbagai alasan. Pertama, amonia akan mempercepat proses mature nya filter Anda dan bakteri akan tumbuh dengan cepat. Kedua, tanaman memanfaatkan amonia jauh lebih cepat dibandingkan nitrat dan nitrit dan itu akan membantu mereka menyebarkan akar dengan lebih cepat.

Penggunaan Substrate

Jika kita berbicara sesuatu yang ideal khususnya dalam bidang Aquascape maka mau tidak mau kita selalu melibatkan beberapa produk. Bukan bermaksud mengiklankan atau memihak satu produk tetapi itulah kenyataan yang harus Anda terima bahwa dalam Aquascape ini memang ada beberapa produk yang mendominasi dan dijadikan standar yang di rekomendasikan penggunaannya. Termasuk dalam hal substrate, saya pikir banyak yang akan setuju ketika saya mengatakan bahwa Anda harus menggunakan ADA Aqua Soil, terdengar memihak memang tetapi itulah kenyataannya.

Anda akan menemukan banyak panduan Aquascape yang melibatkan produk kelas tinggi tapi kali ini karena saya adalah orang lokal maka saya akan coba menyampaikan beberapa metode penggunaan substrate yang sering dilakukan teman-teman kita sesama orang Indonesia. Jika Anda bermaksud untuk menekan biaya maka penggunaan soil bisa diabaikan terlebih dahulu dan memilih alternatif lain yang tidak kalah efektif nya dalam hal menumbuhkan tanaman air.

Misalnya, Anda bisa memilih pasir malang sebagai substrate ber nutrisi namun tetap disarankan untuk menambahkan pupuk dasar. Lapisan substrate pertama dalam versi ini adalah pasir malang kasar sekitar 1-2 cm setelah itu tambahkan lapisan pupuk dasar di atasnya kemudian tutup kembali lapisan pupuk tersebut menggunakan pasir malam yang lebih halus dengan tujuan tidak terjadi kebocoran pupuk nantinya setelah akuarium diisi air, lapisan pasir malang teratas akan memiliki ketebalan bervariasi. Maksudnya, dalam Aquascape Anda perlu menciptakan kondisi seperti di alam yaitu dengan tanah yang bergelombang memiliki kedalaman pada bagian tertentu. Umunya adalah membuat sebuah kemiringan yaitu lapisan pasir malang di area belakang akuarium dibuat lebih tinggi dibandingkan area depan akuarium.

Memilih Tanaman dan Hardscape Yang Tepat

Tanaman adalah komponen utama dalam Aquascape dan itu akan menjadikan Aquascape Anda tampak indah atau dalam waktu yang bersamaan bisa juga menjadikan Aquascape Anda tampak sangat buruk jika Anda “salah” dalam memilih tanaman. Misalnya, jika Anda menggunakan akuarium kecil untuk memelihara tanaman berdaun besar/lebar, Anda akan menghancurkan faktor kesesuaian skala antara tanaman dan ukuran akuarium sehingga pemilihan tanaman yang akan digunakan harus diperhatikan kesesuaiannya.

Panduan Dasar Dalam Memulai Aquascape Bagi Pemula

Contoh Aquascape di atas menggunakan Glossostigma Elatinoides, Riccia Fluitans, Echinodorus Tennelus dan Spesies Elocharius. Ini adalah contoh Aquascape yang mempertimbangkan faktor keseuaian skala antara tanaman dan ukuran akuarium, terlihat indah kan? Pada akuarium kecil, tanaman seperti Hemmianthus callitrichoides, Glossostigma elatinoides, Utricularia graminifolia, Cryptocoryne parva, Elocharius parvula, Rotala colorata, dll akan menjadi tambahan yang bagus untuk memberi kesan kesusaian skala sedangkan untuk akuarium berukuran sedang hingga besar juga Anda tidak akan kehabisan jenis tanaman untuk di pilih, banyak jenis tanaman yang cocok untuk masing-masing ukuran akuarium. Kesimpulannya adalah “Selalu memilih tanaman yang sesuai dengan ukuran akuarium Anda”.

Jika Anda bermaksud meniru alam liar maka ingatlah bahwa alam tidak memiliki batasan space beda halnya dengan sistem tertutup seperti akuarium sehingga pemilihan tanaman harus disesusuaikan dengan space yang tersedia termasuk ukuran akuarium Anda. Untungnya, dalam Aquascape hampir setiap saat terjadi peningkatan jenis tanaman yang bisa digunakan dalam akuarium sehingga Anda tidak akan kehabisan jenis tanaman untuk dipilih selama tanaman itu tersedia di para penjual.

Memilih hardscape sama halnya dengan memilih tanaman, Anda harus memperhatikan kesesuaian skala antara hardscape dan ukuran akuarium yang Anda gunakan. Jika Anda bermaksud ingin menciptakan scape sebuah pegunungan maka Anda akan banyak menggunakan batu sebagai hardscape dan pastikan bahwa batu yang Anda pilih tidak banyak mempengaruhi parameter air. Tidak semua jenis batu cocok untuk Aquascape contohnya batu kapur, batu kapur tidak cocok digunakan sebagai hardscape karena akan mempengaruhi Parameter Air yaitu tingkat kesadahan air Anda akan meningkat jika menggunakan batu kapur untuk jangka waktu yang cukup lama di dalam akuarium.

Kayu sebagai hardscape juga menyediakan banyak jenis, bentuk serta ukuran. Tidak jarang Anda perlu memotong kayu secara manual untuk mendapatkan bentuk dan ukuran yang Anda inginkan atau Anda memilih kayu tanpa memotongnya namun harus benar-benar memilih kayu yang sesuai dengan konsep Anda nantinya.

Tips Penempatan Hardscape di Dalam Akuarium

Ketika menempatkan hardscape, harap berhati-hati agar tidak menggores atau bahkan sampai membentur kaca akuarium. Setelah Anda menempatkan semua hardscape baik itu batu ataupun kayu maka selanjutnya mengisi celah antara hardscape menggunakan substrate dalam hal ini apakah itu soil atau pun pasir malang bebas tergantung dari jenis substrate yang Anda gunakan sebelumnya.

Mulai Menanam

Sebelum menanam, basahi permukaan substrate menggunakan water spray secukupnya yang dimaksudkan agar tidak ada pertikel debu beterbangan ketika Anda sedang menanam yang pastinya akan mengganggu. Penggunaan pinset dalam menanam sangat diperlukan untuk memudahkan Anda dan pinset akan dengan mudah melakukan pekerjaan menanam seperti mendorong akar hingga substrate bagian dalam namun Anda tetap perlu berhati-hari jangan sampai merusak akar tanaman. Beberapa jenis tanaman memiliki akar yang sangat lemah sehingga mudah untuk hancur. Aturan umum tentang tata letak tanaman di dalam akuarium adalah tanaman kecil sebagai tanaman foreground ditempatkan di area depan akuarium, midground plant yang berukuran lebih besar ditempatkan di tengah akuarium dan background plant yang berukuan paling besar ditempatkan di area paling belakang akuarium Anda. Untuk memudahkan Anda mengenali berbagai jenis tanaman berdasarkan penempatannya di dalam akuarium maka saya sarankan untuk membuka laman “Ensiklopedia” di situs ini.

Aquascape erat kaitannya dengan selera masing-masing orang yang kita tahu tidak akan sama antara satu dengan yang lainnya. Dalam Aquascpae, imajinasi Anda adalah satu-satunya faktor pembatas. Banyak ide “gila” yang dilakukan oleh seorang Aquarist diluar sana dan Oliver Knott adalah salah satu orang yang terus-menerus menggali batasan-batasan tersebut dari segi dekorasi yang bisa di bilang tidak biasa. Beberapa orang mungkin akan mengatakan “itu bukan selera saya” tapi kembali lagi Aquascape memang erat kaitannya dengan selera masing-masing orang yang akan berbeda satu dengan yang lainnya.

Panduan Dasar Dalam Memulai Aquascape Bagi Pemula
Contoh Aquascape Karya Oliver Knott Dengan Dekorasi Yang Tidak Biasa

Setelah Anda menyelesaiakan proses penanaman, saatnya untuk mengisi akuarium Anda dengan air. Anda harus mengisinya secara perlahan agar tidak merusak substrate serta susunan tanaman yang sudah Anda atur sebelumnya. Anda bisa menggunakan kantong plastik di permukaan substrate sebelum menuangkan air atau bisa juga Anda menggunakan sebuah wadah/mangkuk. Alirkan air pada wadah atau plastik tersebut sehingga luapan air dari media itulah yang akan mengisi akuarium Anda nantinya.

Perawatan

Setelah Anda selesai mengisi akuarium dengan air dan menyalakan semua komponen listrik termasuk filter dan lampu, silahkan duduk sejenak sambil menatap hasil karya Anda tersebut. Tapi pekerjaan Anda belum selesai dan masih ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dan rencanakan dengan baik, yaitu perihal perawatan Aquascape. Salah satunya adalah water change (mengganti air), jika Anda menggunakan Aqua Soil yang sudah dijelaskan di atas bahwa Aqua Soil akan meluluhkan amonia pada masa awal setup sehingga Anda perlu perubahan air dengan menggantinya untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi penumpukan amonia di dalam akuarium.

Pada minggu pertama, perubahan air sebanyak 50% perlu dilakukan setiap hari dan pada minggu ke-2 50% air perlu diganti setiap 2 hari sekali. Pada minggu ke-3 dan minggu ke-4 perubahan air 50% hanya perlu dilakukan seminggu sekali atau pada masa-masa ini setidaknya Anda hanya perlu mengganti air 30% saja setiap minggunya. Banyak tujuan dan manfaat dari perubahan air ini salah satunya adalah mengeliminasi zat berbahaya di dalam akuarium yang ditimbulkan dari hasil pembuangan ikan atau sisa-sisa pakan ikan.

Pembersihan kaca bagian dalam dan luar juga dapat dilakukam jika perlu setiap kali Anda mengganti air. Selanjutnya adalah memeriksa beberapa komponen seperti filter. Perlu ada pemeriksaan filter secara berkala setidaknya sebulan sekali, untuk memastikan efektifitas filter Anda perlu mengganti beberapa media filter seperti busa filter dan membersihakn rumah filter jika perlu namun jangan sampai Anda mebersihkan tuntas rumah bakteri penting dalam filter tersebut. Pemangkasan tanaman juga termasuk dalam kegiatan perawatan dan bisa Anda lakukan secara teratur jika memang dirasa perlu.

Sampai sini Anda sudah mengantongi pengetahuan dasar mengenai memulai Aquascape dan selanjutnya silahkan berkarya dan tuangkan imajinasi Anda pada akuarium yang berisi tanaman tersebut. Happy Scaping! Semoga bermanfaat.

2 thoughts on “Panduan Dasar Dalam Memulai Aquascape Bagi Pemula

    1. Bebas, mungkin sebaiknya memang air pam, tapi air tanah pun tidak apa2. Saya saat pertama kali membuat Aquascape, menggunakan air tanah dan tidak saya endapkan terlebih dahulu tapi gak ada masalah. Kalau masih ragu dengan air tanah di rumah, lebih baik beli TDS meter atau test kit semacamnya untuk menguji kualitas dan kandungan air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *