(Tutorial) Membuat DIY LED Aquascape

2. Cara Merakit/Membuat DIY LED

Agar lebih efektif saya sertakan video tutorialnya yang dibuat oleh Wendy Kurniawan dan saya pun dulu bisa karena melihat video ini. Video terbagi menjadi 4 bagian yang akan saya bahas satu per satu, silahkan disimak…

2.1 Tools & LED Parts

Di video pertama ini hanya dijelaskan alat-alat yang digunakan atau bisa juga disebut langkah preparasi (persiapan).

Untuk peralatan tidak jauh berbeda dengan yang saya gunakan dan sudah dijelaskan diatas. Poin pertama adalah memilih driver yang sesuai dengan rencana rangkaian kita nantinya. Dalam memilih driver yang harus diperhatikan adalah Tegangan Output yang dinyatakan dalam voltase (volts) dan Arus (I).

Di video tersebut om Wendy menggunakan driver dengan output 25-45 Volts yang bisa digunakan untuk sekitar 9-12 pcs emitter. Penjelasannya seperti ini :

Diketahui tegangan untuk masing-masing emitter 1 watt adalah 3 – 3.3 Volts (angka ini merupakan angka rata-rata dari berbagai macam merek emitter dan ambil saja angka tertinggi yaitu 3.3 Volts). Sehingga driver dengan output tegangan 45 Volts bisa digunakan untuk sekitar 12 pcs emitter yaitu (output tegangan driver/tegangan emitter) = (45/3.3 = 13.63) dibulatkan ke bawah menjadi 12.

Dalam hal ini meskipun sebetulnya bisa saja digunakan untuk 13 pcs emitter kita tetap harus berhati-hati dengan mengurangi setidaknya 1-2 pcs emitter. Ini dilakukan untuk mengantisipasi ketidaksesuaian tegangan antara driver dengan emitter.

Om Wendy membuat 2 rangkaian seri yang masing-masing terdiri dari 10 emitter jadi totalnya 20 pcs emitter yang digunakan dan driver nya pun 2 pcs dengan spesifikasi sama. Pada rangkaian seri, arus yang mengalir di setiap rangkaian/emitter adalah sama dalam hal ini arus masing-masing emitter biasanya 0,300-0,350 Ampere atau 300-350 mA, sedangkan tegangan total dibagi tegangan rangkaian dengan asumsi tahanan masing-masing emitter sama.

Contoh kasus : Jika Anda ingin membuat rangkaian seri yang terdiri dari 10 pcs emitter maka Anda membutuhkan driver dengan output tegangan 33-35 Volts dan arus tetap 350 mA. Sedangkan jika Anda ingin membuat rangkaian seri terdiri dari 20 pcs emitter Anda memerlukan driver dengan output tegangan 66-70 Volts. Selalu gunakan driver dengan output tegangan lebih besar dari hasil hitung-hitungan Anda secara manual untuk jaga-jaga.

Komposisi spektrum warna yang digunakan adalah Normal Light seperti yang sudah saya bahas pada postingan sebelumnya yaitu 20% Royal Blue + 20% Warm White + 60% Cool White/ DayLight/ Normal White, jadi dari 10 pcs emitter tersebut 2 lampu Royal Blue, 2 Lampu Warm White dan 6 Lampu Cool White/ DayLight/ Normal White.

Idealnya kaki emitter yang lebih menonjol keluar adalah kaki negatif tapi Anda tetap harus memeriksanya menggunakan multitester karena kadang tertukar antara kaki positif dan negatif. Terlebih dahulu buatlah skema penempatan lampu LED pada heatsink, saya biasanya membuat garis halus menggunakan pensil di heatsink agar jarak antar emitter sama dan rangkaian yang kita buat akan terlihat rapih.

2.2 Soldering

Video Transcript :

(Memasang Emitter pada papan PCB)

  1. Jepit star PCB menggunakan helping hands, jika tidak ada helping hands letakan saja di permukaan datar.
  2. Oleskan flux (bahan resin) agar timah melekat dengan baik pada setiap komponen yang akan disolder, dalam hal ini saya sendiri tidak menggunakannya karena biasanya timah yang kita beli sudah mengandung bahan flux.
  3. Terlebih dahulu panaskan permukaan yang akan disolder, itu akan membantu proses penyolderan nantinya sehingga lebih mudah.
  4. Silahkan lelehkan timah dan tempelkan di masing-masing area baik itu area untuk kaki emitter dan area untuk kabel tunggal. Saya biasa menyebut tahap ini “solder tahap 1” karena kita belum menempelkan emitter sehingga timah jangan terlalu tebal karena nantinya kita menambahkan timah kembali beserta emitter nya.
  5. Sama seperti langkah di atas, lapisi dulu kaki emitter dengan timah dan jangan terlalu tebal.
  6. Oleskan thermal grease pada area punggung emitter dan selanjutnya lakukan proses penyolderan untuk menyatukan antara emitter dan papan PCB. Lakukan langkah tersebut untuk setiap emitter yang akan digunakan. Saya sendiri tidak melalui tahap ini karena emitter yang saya beli sudah langsung terpasang dengan papan PCB…hehe

2.3 LED Circuit/Schematic Plan

membuat diy led
Skema Penempatan Emitter LED

Di akhir artikel ini saya akan membagikan tabel “Calculator LED” dan tabel komposisi warna berdasarkan perhitungan saya sendiri sehingga memudahkan Anda membuat skema yang cocok untuk Aquascape Anda.

Video Transcript :

(Menempelkan Emitter Pada Heatsink)

  1. Setelah skema dibuat dan Anda sudah tahu penempatan masing-masing emitter selanjutnya tempelkan emitter pada heatsink menggunakan Thermal Adhesive. Saya sendiri menggunakan Thermal Tape yang mirip dengan double tape tapi terbuat dari bahan khusus yang dapat menyerap panas jadi jangan sampai Anda menggunakan double tape biasa 😛
  2. Dalam menempatkan emitter ini perlu diperhatikan posisi kutub positif dan negatif nya. Prinsip dasarnya adalah ketika menghubungkan antar emitter, kutub negatif dihubungkan ke kutub positif sedangkan ketika menghubungkan antara emitter dengan driver adalah kutub positif dihubungkan dengan kutub positif dan kutub negatif dihubungkan dengan kutub negatif. Contoh penempatannya seperti ini…

    membuat diy led
    Contoh penempatan emitter pada heatsink (klik untuk memperbesar)
  3. Setelah emitter semua terpasang pada heatsink, silahkan sambungkan antara emitter satu dengan yang lain menggunakan kabel tunggal yang sudah disediakan. Disini kita bisa membuat pola sesuai keinginan kita apakah pola zig-zag ataupun berderet langsung. Pola zig-zag adalah ketika kita membuat rangkaian yang terdiri dari 2 row dan menghubungkan emitter dengan selang 1 emitter. Di akhir artikel saya juga akan membagikan design penempatan emitter yang saya buat menggunakan Corel dan bisa Anda gunakan untuk merencanakan pola yang sesuai.
  4. Sebelumnya Anda harus sudah menyiapkan driver. Driver harus sudah terpasang steker dan saklar on-off jika memang Anda menggunakan saklar. Saya sendiri menggunakan saklar on-off pada setiap rangkaian seri agar kita bisa dengan mudah mematikan satu rangkaian tanpa mencabut kabel dari stop kontak. Penggunaan saklar juga berhubungan dengan mode LED yang kita buat (akan saya jelaskan nanti).
  5. Terakhir, silahkan hubungkan kabel output dari rangkaian Anda ke kabel driver dan ingat (+) ketemu (+) dan (-) ketemu (-).

2.4 Memasang Optical Lens

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa optical lens ini hanya opsional saja dan jika akuarium Anda tidak lebih tinggi dari 75 cm disarankan tidak perlu menggunakan optiacl lens. Untuk memasang optical lensa di video tersebut menggunakan lem silikon tapi biasanya ada optical lens yang sudah klop dengan star PCB sehingga tinggal plug n play saja tanpa menggunakan lem.

Penggunaan optical lens pada akurium yang pendek (kurang dari 75 cm) justru akan menimbulkan “Dico Effect” dan menciptakan blind spot pada area tertentu sehingga sinar cahaya tidak merata/menyebar ke setiap area tangki. “Disco Effect” sendiri adalah efek yang dimunculkan akibat penempatan emitter yang berbeda warna terlalu dekat dan juga komposisi warna yang tidak seimbang. “Disco Effect” akan terlihat jelas ketika Anda memproyeksikan cahaya LED ke media datar dan luas contohnya tembok ataupun pintu.

Contoh "Disco Effect"
Contoh “Disco Effect”

Lanjut ke halaman berikutnya…

137 thoughts on “(Tutorial) Membuat DIY LED Aquascape

  1. Kereeen…
    Btw..
    Klo mau psen yg 60cm 18 watt brp duit om..?
    😀
    Trus estimasi harga bikin sndri itu brp y..?

    1. untuk sekarang saya gak bikin dulu mas Ari 😀

      Untuk estimasi harga bikin sendiri ukuran 60 cm 18 watt sekitar 400rb bisa kurang bisa lebih tergantung dari komponennya 🙂

  2. Mw tny dunk bos… klo tank ukuran 60x40x50 ga pake tanaman cmn tuk penerangan biar ad biru keputihan brp led n yg brp watt ya… makasih

    1. Kalo bukan untuk kepentingan tanaman tank ukuran segitu 18 watt jg cukup mas, berarti 18 buah emitter yang digunakan karena 1 buah emitter dayanya 1 watt.

      Selanjutnya untuk memunculkan efek biru keputihan mas coba kombinasi spektrum warna mulai dari blue, royal blue, normal light sampai cool daylight 10.000 kelvin.

  3. «╬♥MÁŃŤÁP♥╬« lsg dibals… klo cmn 3w or 10w bisay brp led biar irit dikit…hehheheheh… trims

    1. Saya gak bisa mastiin mas apakah 10 watt atau 18 watt tapi biasanya untuk tank ukuran segitu ideal 18 watt dan klo misalnya 3 watt saya rasa terlalu sedikit dan kurang terang. Harus banyak bereksperimen nanti mas dapet jumlah watt yang ideal untuk tank nya.

      Saran saya antara 15-18 watt.

       

       

    1. Bisa aja mas cuma rangkaiannya sedikit lebih rumit bagi saya dan teman2 yang kurang mengerti elektro. Jadi ini rangkaian versi sederhananya, selain itu driver yang beredar di pasaran memang lebih banyak untuk rangkaian seri dimana angka tegangan yang berubah-ubah sedangkan arusnya tetap, klo rangkaian paralel sebaliknya dan saya belum lihat driver untuk rangkaian paralel 🙂

    1. Bisa aja mas pake yg warna merah cuma saya biasanya mengganti merah dengan “Warm White” karna spektrum merahnya udh cukup banyak di “Warm White” itu dan juga kemampuan penetrasi dari spektrum merah itu jelek buat nembus kolom air.

    1. Maaf mas Hendra untuk saat ini saya udh gak bikin LED, skedar informasi untuk ukuran 60 cm kisaran 500-600 rb tergantung dari komponen yg dipake… Mas bisa coba cek dan cari di grup AQUASCAPE Facebook atau bisa juga ke indoaquascapeforum.

  4. Mas Anggriyawan mau nanya.. untuk tank 60..
    Rencana mau pake 36 emitter 18watt kali 2.. nah pertanyaanya untuk kombinasi warnanya gimana mas? apa aja dan berapa aja.. Makasih

  5. mau tanya nih mas anggri, klo papan pcb nya tidak di tempel pada heatsink tapi di ganti media lain seumpama akrilik bisa nggak?

    1. Klo yang ditanyakan bisa apa ngga, ya bisa 😀

      Tapi gini, mas harus paham apa fungsi dari penggunaan heatsink dan kenapa memilih bahan aluminium. LED itu sama seperti komponen listrik lainnya yang akan menghasilkan panas, jadi klo misalnya PCB di tempel ke akrilik, panas dari LED gak akan tersalur dan akhirnya bisa rusak karena akrilik bukan bahan konduktor.

      Media yang layak digunakan sebagai hetasink adalah bahan konduktor tapi saat ini bahan konduktor yang murah, ringan dan cukup handal adalah aluminium. Itu sebabnya knp kebanyakan kita pake aluminium.

      Sama halnya kenapa komponen blok mesin motor atau mobil pake bahan konduktor, apakah bisa knalpot motor diganti bahannya sama yang non-konduktor? kayu misalnya… 🙂 semoga paham..

  6. Mau tanya lagi nih
    Klo saya mau buat 18 watt tp pake emitter yg 3 watt jd cuma pake 6 emitter aja dan mau dibuat 2 rangkaian seri apa bisa? Lalu tegangan yg dibutuhkan setiap driver brp volt? Klo pake emitter yg 3 watt kira2 tegangannya brp volt?

    1. Mas sy rencana mai bikin lampu led untuk aquascape 215 watt @ 1 watt pakai rangkaian paralel bs mnta tolong gambarinbagan rangkaiannya ga mas? Trs brp volt driver yg dibutuhin trims mas sebelumnya…☺?

  7. Bos mau tanya.. saya udah baca..
    Aquarium saya ukutan 60 x 30 x 30..
    Nah rencana saya mau buat dengan 28 led supaya pencahayaan medium dan semi griw ligh…
    Untuk penenpatan lednya seperti apa ya bos ? Karena saya pakai 28 led…
    Terimaksih sebelumnya

  8. klo mau jadinya 4 deret/row, tiap row terdiri dari 7 led… cuma harus pake heatsink yang agak lebar biar bisa nampung 4 row itu… atau bisa juga pake 2 lembar heatsink kaya yg ada di foto led project saya yang ke-2.

    1. Untuk urutan penempatan emitter nya diatur aja bro bebas yang penting spektrum warnanya menyebar… Lihat contoh desain penempatan LED yang ada di file RAR yg udh di download itu, desain penempatan yang dalam format corel.

  9. Om, bisa tolong dibantu nggak dibuatkan rangkaian / komposisi warna led beserta posisinya untuk akuarium ukuran 50x31x31 ? ane sih pengennya 2 baris, fullgrow. Saat ini ane udah punya led 10.000k, 20.000k, deep red, royal blue.

    Terimakasih 🙂

     

    1. Di download aja itu file RAR nya mas, disitu ada excel “Rules of DIY LED Project” yang di dalamnya ada komposisi warna untuk ukuran akuarium 50 cm. Full Grow ada 3 macam disitu, low, medium sama high. Klo untuk saya buatkan di corel lama dan saya gak ada waktu, silahkan dipelajari aja apa yang sudah saya jelaskan di atas 🙂

      Nanti dilihat di tabel excel itu, misalnya untuk ukuran tank 50 cm berarti :

      1. Low Light (Full Grow) 12 watt : Pengen 2 baris, per baris nya 6 emitter LED
      2. Medium Light (Full Grow) 20 watt : Pengen 2 baris, per baris nya 10 emitter LED
      3. High Light (Full Grow) 30 watt : Pengen 2 baris, per baris nya 15 emitter LED

      Mengenai penempatan masing2 warnanya diatur aja bebas, yang terpenting menyebar rata. Terus masalah warna apa aja yang dipake lihat di tabel excel nya, di situ ada, komplit! Semoga membantu.

      1. terimakasih banyak om 🙂 oh jadi penempatannya bebas ya, yang penting racikan warnanya yang harus tepat ?

        btw ane mau tanya om, kok nggak pake yang deep red & 10.000k ? dan juga yang banyak ane baca bukannya warm white justru menimbulkan algae ?

        1. Iya penempatannya bebas, yang terpenting itu adalah menyebar rata jadi jangan sampai misalnya di satu sisi kbanyakan merah, di satu sisi kebanyakan biru. Selain untuk menghindari hasil yang kurang maksimal, itu juga untuk menghindari “Disco Effect” yang sudah saya jelaskan di atas.

          Mengenai spektrum merah, sebelumnya juga udh ada yang nanya…. silahkan2 aja klo mau pake emitter murni warna merah seperti Deep Red TAPI harus diingat bahwa spektrum merah itu penetrasi terhadap benda termasuk air bisa dibilang jelek. Saya udah bahas di postingan mengenai pencahayaan Klik.

          Reaksi tanaman terhadap gelombang cahaya sama halnya dengan mata manusia yaitu sama-sama menerima hanya gelombang “kasat mata”. Jika disimpulkan, gelombang “kasat mata” itu terdiri dari spektrum warna me-ji-ku-hi-bi-ni-u. Semakin panjang gelombangnya semakin buruk penetrasinya terhadap benda termasuk Air.

          Lihat gambar ini : http://jurnalaquascape.com/wp-content/uploads/2015/06/2_zps12b667c1.jpg

          Terlihat jelas, yang memuncaki panjang gelombang dari semua gelombang “kasat mata” adalah warna merah (620-780 nm) jadi meskipun warna merah itu baik dan akan diserap maksimal oleh tanaman tapi penetrasinya buruk untuk menembus kolom air apalagi jika tinggi akuarium Anda lebih dari 70 cm. Untuk menghindari itu semua, saya sengaja menggunakan warm white karena spektrum merahnya udh cukup di warm white itu dan juga gak akan memicu algae karena tidak terlalu banyak juga spektrum hijau dan kuning nya.

          Klo misalnya tank nya dangkal atau kurang dari 50 cm bisa aja coba pake yang Deep Red, berharap bahwa spektrum merah masih bisa nembus kolom air yang dangkal. Atau bisa juga coba menggunakan lensa untuk memfokuskan cahaya merah itu, secara teori lensa memang difungsikan untuk memfokuskan pancaran cahaya dari emitter tapi bukan berarti bisa merubah panjang gelombang jadi tetep harus melalui beberapa percobaan dan harus bisa dibuktikan bukan hanya sebatas teori. Banyak bereksperimen 🙂 nanti klo hasilnya bagus bikin testimoninya disini biar bermanfaat jg untuk teman2 yg lain. Thanks.

  10. Mas, saya adalah pemula, baru pingin membuat aquascape setelah tdk sengaja melihat postingan di FB…saya pingin membuat DIY lampu aquascape pake LED HPL 1 watt. Tank saya uk. 88x45x42, rencana pingin memakai 40 pcs LED (termasuk low/medium/high lighting?). yang ingin saya tanyakan :
    1. dibuat berapa baris?
    2. jarak antara LED brp?
    3. kombinasi warna yg benar apa?
    Terima kasih atas jawabanya. Salam sukses

    1. Sebetulnya langkah yang benar dalam menggunakan LED di Aquascape itu adalah yang pertama bukan menentukan jumlah LED yang digunakan tapi menentukan besaran nilai PAR yang ingin dicapai. Contoh, sekarang mas sudah menentukan akan menggunakan 40 pcs LED itu belum tentu FIT sama ukuran tank mas dan juga nanti akan berpengaruh ke jarak antara LED (penentuan jaraknya akan makin sulit) karena tidak menggunakan nilai PAR sebagai patokan awal.

      Saya gak bisa bantu mas klo patokan awalnya jumlah LED, lebih baik tentukan besaran nilai PAR yang ingin mas capai sebagai patokan awal. Setelah itu nanti mengenai jumlah LED, jarak LED akan ketemu dengan sendirinya menggunakan kalkulator LED. Untuk lengkapnya silahkan download dulu bahan2 yang sudah saya sertakan di atas tersebut termasuk tabel kalkulator LED, nanti lihat di situ ada nilai PAR untuk masing2 settingan (low,medium,high). Nanti klo udh nemu besaran nilai PAR yang mas inginkan saya bantu hitungin jarak antar LED, rekomendasi jumlah rows dan jumlah LED yang digunakan. Soal kombinasi warna itu urusan terakhir.

  11. Ow yah mas,rangkaian led 1w x 18biji  saya coba buat pralel/ 2 bgian gt,trus yang cuman idup nya bagi 1 aja,trus bgian 1 nya lagi ga bisa,dalm bagi pralel ada 8 biji led,itu kenapa yah mas??

  12. Maksudnya gini bukan?

    • 1 rangkaian seri terdiri dari 10 LED + 1 rangkaian seri terdiri dari 8 LED
    • 2 rangkaian seri tersebut dijadikan 1 rangkaian paralel? dan rangkaian seri yg terdiri dari 8 LED gak nyala? gtu?

    Saya belum pernah coba untuk rangkaian paralel dan menurut saya untuk jumlah LED segitu masih gampang pake rangkaian seri mas, gak usah pake rangkaian paralel karena nanti klo ada apa2 sama rangkaian paralel saya gak bisa bantu karena belum pernah coba 😀

  13. Kermarin sya beli driver led tapi ta seri in ga bisa idup,di driver led nya ad kterangan 10*2
    In 100-240
    Out 22-35

  14. mas anggri saya mempunyai tank ukuran 95x45x40

    setelah saya hitung memakai kalkulasi mas saya mendapatkan harus mengunakan lampu led 1w sebanyak 108pcs led 1w trdiri 4 baris

    saya binggung memilih drive?ad solusi ny mas?apa kalkulasi saya sudah benar?

    1. Itu hasil dari perhitungan pake kalkulator LED kah? Coba isi nilai2 di bawah ini sebagai data awal
      nilai PAR yang ingin dicapai : ?
      Rata-rata nilai Lumens/LED : ?
      Pake Lensa gak?
      Berapa panjang heatsink yang akan digunakan?
      Mau buat berapa rows?

  15. mas klo mau tau jenis warna cool white, pure white, warm white dan blue gimana? saya beli led di toko elektronik di daerah saya saya cari warna2 tersebut penjualnya tidak tau jenis warna2nya

    1. klo warm white dan blue masih bisa dibedain, warm white warna cahanya kuning kemerahan atau kaya orange lah dan blue juga jelas keliatan warna cahanya biru. Tapi klo antara pure dan cool white agak sulit meskipun klo teliti ada perbedaannya, antara pure white misalkan 6500 K dan cool white 10000 K itu lebih bening yang cool.

      Lebih baik beli di tempat yang emg udh jelas dipisahin dan biasanya dikasih tanda sama penjualnya. Soalnya klo nebak2 belum tentu kita bener atau bisa jadi ketuker antara pure dan cool white nantinya. Klo misalkan di daerahnya susah nyari, beli online saya kira lebih gampang dan udh banyak yang jual secara online.

  16. Nice tutorial mas.

    Ada saran gak untuk cegah cipratan air dr akuarium nyiprat ke LED nya?  Soalnya kl ditutup akrilik atau plastik transparan bukannya bisa panas ya media nya? tapi kalau gak ditutup bs kecipratan air dan mungkin bs konslet. thanks ya

  17. ya betul mas sebelumnya gak pernah kepikiran juga klo misalkan LED nya nanti kecipratan air. Tapi klo liat dari produk rangkaian LED punya orang2 yang memang udh rapih mereka pake penutup dari kaca atau bahkan plastik yang penting bening. Masalah panas itu udah pasti, sama halnya kaya lampu bohlam yang dilapisi cashing kaca, kacanya pasti panas tapi gak masalah klo menurut saya toh kita juga gak nyalain lampu selama 24 jam dan lagi LED sebetulnya menghasilkan panas yang lebih minim dibandingkan dengan lampu pijar.

    Diatur sedemikian rupa agar nanti si penutupnya kontak langsung sama heatsink klo bisa, jadi nanti panas dari penutup itu masih bisa tersalurkan ke heatsink. Saya sendiri belum pernah nyoba mas.

    1. Iya mas, banyak punya orang langsung tanpa media penutup antara air dengan LED nya. Memangnya kalau pake plastik bukannya meleleh ya lama-lama ? Led saya sudah jadi eadanya, penghantar panas cuma pakai baja ringan untuk +- 54W , cuma ngeri kena cipratan air aja, karena blm ditutup antara air dengan led nya. Bingung mau pakai apa medianya, amannya itu jarak berapa cm ya mas antara air dengan LED ?

      1. Bahan plastik bening yang biasa dipake untuk cashing saya rasa gak akan sampe meleleh, ya tapi ga tau juga soalnya saya belum pernah nyoba dan faktor daya juga pengaruh, semakin tinggi daya (watt) yang dipake ya akumulasi panas yang dihasilkan makin besar juga. Klo mau main aman ya pake kaca paling tapi lebih riskan kena benturan… Jarak ideal 10-15 cm. Saya sebelum pake led dulu pake lampu CFL biasa + lamphood DIY dan itu juga tanpa penutup, suatu saat pas saya mau water change kan otomatis lampu saya angkat dulu, karena saya kurang hati2 kecebur itu lampu sampe lamphood terendam setengahnya, waktu itu gak konslet cuma lampunya mati tapi pas dikeringin nyala lagi. LED DIY kaya gini emang lebih riskan sih soalnya ini rangkaian terbuka banget tanpa ada penutup jadi ya lebih berhati-hati aja.

        1. mas, aku br kelar bikin led 1w x 12, masalahnya aku pk driver yg 45v 300ma kok lampunya gak terang mas, nyala tapi gak terang, knapa yah mas?    mo nnya lagi,  aku pake 2 royalblue, 2warmwhite, 2 coldwhite (20.000k), 6 cool white. mohon bgt pncerahannya.   thks

          1. Saya pernah kaya gtu mas, nyalanya redup ya? Saya ngga tau pasti apa penyebabnya tapi klo kasus saya dulu, saya nyalain aja terus itu lampunya beberapa jam dan akhirnya jadi terang. Kemungkinan lain coba cek hasil solderan, barangkali ada yang belum bener.

  18. Mas mau tanya donk?
    Tank saya ukuran 120x50x50 ,nah rencana kn pngen ngrakit lampu LED yang medium light
    Pertanyaan saya : yang d butuhkan apa aja ya, takut salah beli n mubadzir (maklum anak kost)hehehe

    1. Alat-alat yang sudah saya sebutkan di atas pada dasarnya diperlukan jika ingin merakit lampu LED cuma tidak semuanya harus dibeli, jadi klo misalnya mas sudah punya solder berarti gak perlu beli lagi atau bisa juga pinjam ke teman.

      Beberapa alat di atas yang tidak terlalu penting adalah cable crimping dan helping hands. Untuk masalah lampunya sendiri tergantung dari warna LED yang akan digunakan dan itu semua harus dibeli.

  19. Boz, klau ane mw bwat untuk tank ukuran 30×90 cm kedalaman tank 30cm..
    perlu yg brpa emiter n brpa wat itu ea..??

     

  20. gan, kalo 60w LED, knapa harus pake 1w x 60 buah ? kok ga pake 10w x 6, pake heatsink processor komputer.

    1. 1. Biar penyebarannya lebih jos mas
      2. Saya rasa pasti lebih mahal jadinya klo pake 10w x 6 dibanding 1w x 60
      3. Panas yang disalurkan ke heatsink juga ngaruh otomatis dengan daya tiap lampunya besar seperti itu berarti heatsink nya harus cukup tebal.

    1. Beli alat yang mana maksudnya mas? Klo untuk lampu LED nya itu saya udah kasih link nya di artikel, ada “KiosLED”, ada “PusatLED” dan gabung ke grup AQUASCAPE di Facebook, disana banyak yang jual peralatan DIY LED

  21. Kang mau tanya, rencana sy mau bikin lamp led 12watt… kalau driver nya sy ganti dgn adaptor ac/dc

    input: 100-250VAC 50/60Hz 0,3A

    output: 12V , 1A

    Bisa dipergunakan atau tdk? Dan apakah driver itu = adaptor ac/dc?

    Trimakasih kang sblmnya. Dan mohon maaf jika pertanyaan serupa sperti sy diatas sdh di jelaskan, sy mhn penjelasan ulang.

    1. iya driver itu adaptor untuk merubah arus ac menjadi dc… mengenai bisa dipake atau tidaknya saya kurang tahu mas karena belum pernah coba dan lagi saya gak ada basic elektronik 😀 tapi klo mau dicoba ya silahkan 🙂

    1. Waduh klo untuk masalah hidroponik saya kurang paham… soalnya kebutuhan cahaya untuk tanaman hidroponik belum tentu sama dengan tanaman aquascape… Lebih baik cari info dulu soal kebutuhan energi cahaya untuk tanaman hidroponik. Saya awam banget klo masalah hidoponik

  22. Pak Heatsink aluminium khusus aquarium beli nya dimana ya ? Saya cari2 di toko bangunan yang mirip seperti contoh ya ga dapat

  23. mas, saya mau nanya . kalau pesan lampu TL (neon panjang) 1 watt untuk ke 5 warna LED (hijau, merah, kuning, biru dan putih) masing-masing berapa harganya? Rencananya akan saya gunakan untuk tanaman indoor.

    Trims

  24. Om ko punya saya nyalanya jadi kayak rihting motor kedip kedip gtu kesalahannya apa dari rangkaiannya gtuh ?atau apanya

  25. Om mau tanya:

    Saya rangkai 10 hpl @ 3 watt, seri, dengan driver 30 watt. Kutub2 rangkaian tidak ada yang terbalik. Tetapi setelah saya colokkan ke listrik, gak nyala sama sekali.

    Kira kira masalahnya apa ya? Mohon jawabannya. Terimakasih.

  26. mas jenis aluminium apa mas yg cocok untuk papan lampu hpl?
    mas kira kira 80 watt itu menggunakan driver berapa?

    1. Jenis aluminium gimana maksudnya? Aluminium yang sudah dalam bentuk heatsink mas dan pilih yang ada siripnya, cari online banyak biasanya. 80 watt itu berapa rangkaian? satu atau dua? Saya asumsikan dua rangkaian, berarti beli 2 driver yang tiap driver nya bisa dipake buat 40 HPL dgn total daya 40 watt.

  27. mas,, ini kok saya hitung sendiri ketemunya 55 pcs emiter ??

    untuk tangki 70 cm. tinggi subtrate ke lampu 19 inchi..

    56 pcs.. ??

  28. mas mau tanya.. saya punya led DIY tapi suka putus satu seri saat ini yg warna biru semua mati,, kemarinan yg warna putih satu seri mati semua tapi dibenerin sama seller karena msh garansi… katanya sih kemungkinan kecipratan air aquarium… apakah bisa ditutup pakai media kaca atau plastik dibawah lampu lednya? atau dudukannya ditinggiin aja?

    1. Bisa aja mas, dan emang bagusnya ditutup pake kaca. Tapi daripada ribet bikin penutup atau semacamnya, lebih baik dipastiin gak ada air yang muncrat. Karena secara desain, lampu LED rakitan memang gtu, gak ditutup dan selama ini orang2 pake aman2 aja. Emang itu kemungkinan ada air yg muncrat dari mana? Keluaran filter?

  29. mas anggriawan, maaf mas pertanyaan saya melenceng…

    saya mau rakit lampu led untuk tanning ikan arwana super red biar sisiknya bisa cepat merah. kira kira lampu led warna apa yang paling baik untuk memerahkan sisik arwana itu, dengan asumsi menggantikan sinar matahari di alam.

    kalau bisa tutorialnya disertai dengan bahan bahannya mas, soalnya mau order tapi gak ngerti apa nama setiap bahan dan fungsinya

    terima kasih banyak mas atas atensinya

      1. terima kasih infonya mas.

        yang saya inginkan lampu led dengan pencahayaan nilai 20.000K. kira kira apa bisa saya disebutkan bahan bahan yang dibutuhkan sehingga bisa langsung saya pesan online.

        thanks mas

  30. Artikel2 na bagus, materi diy nya tambah lg mang ambeh banyak yg bisa di contek, hehe…mang punten, link nya udah angus euy, bisa minta file calc led kah? Kebeneran mau nyoba bikin ini teh, kalo bisa tolong kirim email ke rikiimulki@gmail.com ya mang, nuhun

  31. Selain itu ada beberapa hal lain kenapa aquascape dapat memberikan manfaat untuk kehidupan kita, saya sarankan anda untuk membacanya:

    <b><a href=”http://www.aqua5cape.com/2015/03/penting-7-manfaat-membuat-aquascape.html”>PENTING!! 7 Manfaat Membuat Aquascape Yang Belum Anda Ketahui</a></b>

     

  32. Mau nanya boss..saya udah sukses bikin hpl nya, tp masalahnya ketika d nyalain ngaruh k tv led saya..gambarnya jadi ada garis2 nya..apa ada yg salah boss? Mohon help nya..thankss..

  33. Mau tanya gan.. aquarium saya 50x25x30… itu berapa watt yang sya butuhkan?? tz warnanya apa aja ya trims….

  34. Halo Mas Johan Aquascape, keren bgt tutorialnya.

    Pengen praktek-in tapi belum punya waktu euy.

    Bisa gak saya pesan ke Mas Johan saja yg ukuran 100 cm  ? Trims ya

  35. Bang ane pesen thank saya 80x40x40 setinganya 2mode low light dan hight light, itu kira kira kena berapa bang?mks

  36. om klo tank 11x11x19 jarak permukaan air ke substrate 16cm,klo mau di pasang led,butuh brp biji? komposisinya gmn? biar bisa dapet medium light.

  37. Mau tanya gan

    Saya pakai 2 driver bisa kah memakai kabel ac nya 1 saja dan untuk saklarnya on offnya 2 ..apakah saklar on off nya dipasang dikabel ac ke dimmer apa dari dimmer ke lampu led hpl nya ?

    Mohon dibantu gan

  38. Sorry bro mau nannya kalo lampu gw 150 hpl 1 watt,  ane rangkai seri pake driver 25 watt 6 pcs dengan mah = 210 emang lampunya jadi ga terang yah?  Spek hplnya sih emang ada yang 260 – 300 mah, terus dibandingin sama driver arus dengan 300mah jauh banget perbedaan keterangannya?

  39. Tanya kang, semisal sy mau bikin led 24 watt dual mode 12/24 drivernya harus beli 2? Apa ada driver yg sudah menyediakan 2 rangkaian sekaligus? Yg tinggal main ketek2 kayak led2 aquascape pabrikan gitu kang, klo ad tnya kpenjualnya namanya driver apa itu kang,? Mklum nubi bnyk tanya 😀

  40. mas saya mau buat dgn gunakan lampu hpl 3 watt (white & blue) sebanyak total 20pcs hpl. driver cocoknya yg gimana?? sekalian skema rangkaiannya gimna pula?? pernah sy buat dgn rangkaian SERI untuk 20 pcs hpl. tp justru gak nyala. driver yg sy gunakan spesifikasi: oUtput 54-84 VDC, 700mA, (18-24)×3W. kok tetap tdk nyala?? mohon bantuannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *