Fungsi Karbon Aktif Dalam Aquascape

Apakah Anda pernah mengalami air di akuarium Anda keruh atau berbau? Dalam Aquascape, air keruh pada tahap awal setup tentu saja wajar namun jika air Anda tetap keruh ketika umur tank sudah cukup lama maka perlu dipertanyakan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjernihkan air namun berbeda jenis air berbeda pula caranya.

Air kolam renang misalnya, kita bisa menjernihkan air kolam dengan menggunakan bahan-bahan kimia seperti klorin (kaporit), tawas, tembaga sulfat (terusi) ataupun senyawa kima PAC. Bahan-bahan tersebut tentunya tidak bisa kita gunakan untuk menjernihkan air akuarium karena tidak aman bagi tanaman air ataupun ikan di dalamnya.

Alternatif lain adalah dengan menggunakan karbon aktif atau juga zeolit dalam menjernihkan air di dalam akuarium. Cara ini sudah banyak dilakukan oleh penghobi ikan hias namun saya akui masih jarang digunakan dalam Aquascape. Yang akan saya bahas kali ini adalah khusus tentang fungsi karbon aktif dalam Aquascpae sehingga untuk zeolit mungkin akan dibahas pada artikel yang lain.

Apa Itu Karbon Aktif?

Karbon aktif adalah senyawa organik yang memiliki sifat adsorpsi yaitu kemampuan untuk menyerap/menarik partikel. Perlu diingat bahwa yang saya sebutkan adalah “Adsorpsi” bukan “Absorpsi” karena itu merupakan 2 hal yang berbeda.
fungsi karbon aktif
Adsorpsi adalah kemampuan dalam menyerap/menarik partikel agar menempel pada permukaan (dalam hal ini permukaan karbon aktif) sedangkan Absorpsi adalah kemampuan dalam meyerap/menarik partikel ke dalam inti partikel penariknya.

Sehingga partikel yang ditarik akan menjadi bagian atom dari partikel penariknya dan ini tidak dilakukan oleh karbon aktif. Karbon aktif hanya akan menarik partikel agar menempel pada permukaannya saja. Hal ini sesuai dengan kelebihan dari karbon aktif yang memang unggul dalam hal luas permukaan dibandingkan dengan bahan adsorpsi lainnya.

Luas permukaan karbon aktif bisa mencapai 500-1500 m2/gr. Sehingga tidak heran jika bahan yang satu ini mampu menyerap partikel dalam jumlah banyak. Karbon aktif pada umumnya terbuat dari arang kelapa ataupun arang kayu biasa dan ada juga yang terbuat dari batubara.

Dengan kemampuannya itu karbon aktif sering digunakan untuk menyaring atau menjernihkan air di dalam akuarium. Karbon aktif sering digunakan oleh penghobi ikan hias namun tidak menutup kemungkinan dapat digunakan pula pada Aquascape, untuk itu saya akan membahasnya lebih lanjut.

Karbon aktif untuk akurium biasanya berbeda-beda dalam hal bentuk. Ada yang berbentuk pelet, ada yang berbentuk granular dan ada juga yang serbuk. Selengkapnya akan saya bahas di bawah…

Cara Kerja Karbon Aktif di Dalam Akuarium

Karbon aktif biasanya ditempatkan pada media filter (bukan langsung di dalam akurium) sehingga air yang melewati karbon aktif akan di treatment. Karbon aktif akan menyerap partikel atau zat yang terkandung di dalam air.

Dalam hal ini semua jenis zat atau partikel halus termasuk nutrisi akan di serap oleh karbon aktif sehingga menurut saya karbon aktif hanya cocok digunakan pada tahap awal saja dan bukan untuk penggunaan jangka panjang. Kecepatan penyerapan dari karbon aktif tergantung dari kecepatan air yang lewat melalui media filter tersebut.

Semakin lambat aliran air di dalam filter maka semakin memberikan banyak waktu bagi karbon aktif untuk bekerja. Dalam jangka waktu tertentu perlu dilakukan penggantian karbon aktif karena partikel yang sudah terakumulasi akan mengurangi tingkat efektivitas karbon aktif dalam menyerap partikel.

Jenis karbon aktif terbaik untuk akuarium adalah dalam bentuk granular yang dikemas menggunakan kantung jaring sehingga lebih praktis. Saya dulu pernah menggunakan karbon aktif pada akuarium ikan saya, karbon aktif yang saya gunakan waktu itu seperti ini… (maaf saya tidak menemukan gambar yang lebih besar 🙂 )

fungsi karbon aktif
Karbon Aktif Dalam Kemasan/Kantung Jaring

Karbon Aktif Dalam Aquascape

Saya sendiri sebetulnya belum pernah menggunakan karbon aktif pada Aquascape karena untungnya belum pernah mengalami air keruh berlebih. Pandangan saya adalah karbon aktif bisa digunakan dalam Aquascape kalau air akuarium Anda keruh meskipun tank sudah cukup mature.

Cara ini perlu dicoba namun jangan menggunakan karbon aktif dalam jangka waktu yang lama. Artinya penggunaan karbon aktif pada Aquascape hanya untuk jangka pendek saja karena selain mampu menyerap zat atau partikel, fungsi karbon aktif juga mampu menghilangkan bau pada air. Gak percaya? coba aja…

Pertimbangan menggunakan karbon aktif dalam jangka pendek adalah karena terkadang karbon aktif mengandung unsur phospat yang dihasilkan dari proses produksinya. Phospat dapat memicu tumbuhnya Algae dalam Aquascape sehingga Anda perlu berhati-hati dalam hal ini. Selain itu, sifatnya yang mampu segala jenis zat termasuk nutrisi menjadi pertimbangan kedua agar jangan menggunakan karbon aktif dalam jangka panjang.

Jika muncul masalah setelah menggunakan karbon aktif pada Aquascape Anda maka hentikan dan lakukan penggantian air. Alternatif lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan batu zeolit untuk menjernihkan air.

Terakhir, cara menggunan karbon aktif ataupun zeolit adalah dengan menempatkannya pada media filter Anda dan disarankan jangan menggunakan karbon aktif jenis serbuk karena justru bisa membuat air akuarium Anda keruh dimana sebagian karbon aktif ikut terlarut.

6 thoughts on “Fungsi Karbon Aktif Dalam Aquascape

  1. Artikel bagus buat saya yg memang sdg mencari info tentang cara menjernihkan air aquarium, karena air di rmh saya agak sedikit berbau dan meninggalkan bekas warna putih pada permukaan air dikaca aquarium (berkerak) seperti kapur.

    Yg saya mau tanya, apakah dgn karbon aktif bisa menghilangkan kandungan yg seperti kapur tsb? Dan apakah karbon aktif perlu dicuci setelah pemakaian?

  2. Jadi baiknya,memakai arangnya serbuk seperti pasir apa seperti batu saja? Maksudnya di hancurkan dulu/tidak?

  3. awalnya pusing air keruh sebulan , kemudian kuncinya d filter, sy pakai filter internal busa di dalam filter internal sy kasi bioball untuk perkembangan bakteri baik out putnya sy kasi selang ke filter eksternal atas ukuran 30cm mini sy bikin sekat sendiri terdiri ! , kasa kasar, 2 zeolite/ arang aktif , 3 kasa halus . out put kucuran (bisa di bikin air mancur agar oksigen terlarut,, seminggu kemudian air bening bakteri bening sudah bekerja baik tanpa pakai start bactery pengalaman saja . sebulan sekali ganti air 30 sd 50%

  4. oia kalo filter internalnya busanya sy ganti biobal aja filternya pake atas biar maximal filternya intinya begitu. yang baru punya aquarium jadi harus bersabar prosesnya bisa 3 minggu agar bakteri alami terbentuk, air jd bening

  5. Boleh tanya ya, saya br set aquarium untuk pelihara ikan koki dengan filter samping, dan sudah menggunakan kapas, karbon aktif dan zeolit, dan bioball. Tp kenapa setelah 1 minggu hasil kucuran air dari filter berbusa ya di permukaan air? Sudah ganti 30-40% air tp masih sama. Mohon dibantu solusinya.. terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *