Cara Membuat Wabi-Kusa

Pada postingan kali ini akan dijelaskan apa itu Wabi-Kusa dan bagaimana cara membuat Wabi-Kusa dengan panduan gambar serta video. Simak selengkapnya…

A. Pengertian Wabi-Kusa

Seni Aquascaping terus berkembang dari waktu ke waktu, berbagai macam aliran dari Aquascaping terus bermunculan dan menawarkan sensasi tersendiri bagi siapapun yang ingin mencobanya. Isu globalisasi serta semakin sedikitnya ruang terbuka di sekitar kita menjadi salah satu latar belakang populernya Aquascaping. Bagi kita yang memiliki kepadatan aktifitas dan sedikit sekali bisa menikmati indahnya pemandangan di ruang terbuka akan lebih memilih hobi yang satu ini sebagai alternatif.

Jika sebelumnya Anda sudah mengenal apa itu Aquascape, kali ini Anda perlu berkenalan dengan yang namanya Wabi-Kusa. Wabi-Kusa masih merupakan cabang seni dari Aquascape dengan versi yang lebih kecil (biasanya), saya sendiri lebih suka menyebutnya miniatur Aquascape. Meskipun begitu, cara membuat Wabi-Kusa tidaklah sama dengan cara membuat Aquascape pada umumnya. Ketertarikan orang terhadap Aquascape memunculkan ide-ide kreatif yang dibuat untuk melengkapi beberapa kekurangan dari Aquascape itu sendiri. Sebagai contoh, Wabi-Kusa menjawab problema ketika Anda ingin membuat Aquascape namun terkendala pada space/tempat. Anda hanya memiliki sedikit tempat di ruangan Anda dan kurang ideal jika digunakan untuk Aquascape. Wabi-Kusa mampu menjawab problema tersebut karena pada dasarnya tidak akan memakan banyak tempat. Lagi-lagi sang pelopor dari konsep ini adalah “Takashi Amano”.

Meskipun nyatanya Anda bisa saja membuat nano tank yaitu Aquascape versi mini, namun justru masalah baru akan timbul ketika Anda tidak terlalu mengerti permasalahan Aquascape. Aquascape nano lebih riskan serta perlu perhatian yang cukup jika dibandingkan dengan ukuran Aquascape pada umumnya (ideal). Wabi-Kusa hadir salah satunya untuk menjawab problema seperti itu.

Apa itu Wabi-Kusa? Dalam bahasa Inggris sendiri, istilah Wabi-Kusa tidak dapat diterjemahkan secara harfiah. Kata ‘Wabi’ menunjukkan sesuatu yang bersifat estetika, indah dan alami (seperti dalam wabi-sabi). ‘Kusa’ berarti ‘rumput’ atau kadang-kadang ‘tanaman’. Oleh karena itu ‘Wabi-kusa’ tidak dapat diterjemahkan secara harfiah. Wabi-Kusa menunjukkan sesuatu yang alami, indah, sempurna dan melibatkan tanaman di dalamnya. Bahasa Inggris jelas tidak cukup konseptual untuk mengungkapkan semua konotasi tersebut. Oleh karena itu dimana pun istilah Wabi-Kusa akan selalu digunakan dan tidak dapat digantikan/diterjemahkan ke dalam bahasa lain. Aquascape sendiri memiliki banyak istilah lain yang merujuk pada hal yang sama, diantaranya Aqua Garden, Aquatic Plant Art, Planted Tank dan masih banyak lagi. Wabi-Kusa tidak akan seperti itu, Wabi-Kusa akan menjadi istilah Universal dalam menggambarkan sesuatu meskipun nyatanya istilah tersebut berasal dari bahasa Jepang.

Sederhananya, Wabi-Kusa adalah substrate berbentuk bola (menggumpal) yang ditutupi oleh berbagai macam tanaman dan ditempatkan disebuah wadah, mangkuk, akurium yang biasanya berukuran kecil. Dalam keadaan tertentu, tanaman pada Wabi-Kusa akan terendam oleh air (bagian samping dari bola substrate) dan sebagian lagi tidak terendam (bagian atas dari bola substrate). Wadah tersebut nantinya akan diisi air hingga kira-kira setengah dari bola susbtrate tersebut tenggelam, sehingga pada Wabi-Kusa ini tidak sepenuhnya diisi air seperti halnya Aquascape.

cara membuat wabi-kusa
Wabi-Kusa

Hal ini mirip ketika Anda menumbuhkan tanaman dengan cara emersed atau setengah terendam air sehingga yang paling utama dalam Wabi-Kusa adalah menjaga kelembaban tanaman. Anda dapat menggunakan substrate berupa soil yang biasanya digunakan dalam Aquascape namun terlebih dahulu Anda perlu membentukanya dan memadatkannya menjadi sebuah gumpalan. Wabi-Kusa juga sering disebutkan sebagai sebuah replika dari pulau terapung. Sudah disebutkan di atas bahwa Wabi-Kusa ini hadir salah satunya untuk melengkapi kekurangan dari Aquascape berkaitan dengan space. Anda bisa membuat Wabi-Kusa di sebuah wadah kecil dan menempatkannya di meja kantor atau bahkan di ruang tamu Anda. menarik bukan? Dan Anda tidak memerlukan peralatan utama yang biasanya digunakan pada Aquascape jika ingin membuat Wabi-Kusa seperti filter dll.

Tidak seperti Aquascape, Wabi-Kusa jarang menggunakan hardscape seperti batu dan kayu pada umumnya meskipun Anda dapat menambahkannya jika diperlukan. Wabi-Kusa sebetulnya lebih mengedepankan proses pertumbuhan tanaman itu sendiri yang berlangsung secara alami dan secara langsung Anda saksikan perkembangannya, artinya permasalahan tampilan menarik atau tidaknya adalah urusan ke-2 setelah Anda memperhatikan faktor utama yang sudah sebutkan tadi.

Alat dan Bahan Yang Diperlukan Untuk Membuat Wabi-Kusa :

  1. Bola Substrate (Substrate Ball) : Anda bisa membuat bola susbtrate dari Aqua Soil yang biasa digunakan dalam Aquascape dengan terlebih dahulu memadatkannya. Agar gumpalan mudah terbentuk, Anda perlu mencampurkan Aqua Soil tersebut dengan tanah yang lebih lengket.
  2. Wadah : Bisa berupa wadah kecil yang terbuat dari kaca atau akuarium kecil.
  3. Lampu : Lampu yang baik untuk pertumbuhan tanaman
  4. Benang/Lem : Untuk mengikat tanaman tak berakar pada bola substrate seperti moss
  5. Pinset Panjang : Untuk memudahkan Anda menancapkan tanaman pada bola substrate

Kelebihan Wabi-Kusa :

  1. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli akuarium besar ataupun cabinet.
  2. Wabi-Kusa tidak banyak menghabiskan tempat.
  3. Fleksibel.
  4. Bersifat portable artinya bisa Anda pindahkan dengan mudah ke tempat lain.
  5. Bisa digunakan sebagai lampu meja. Anda mendapat 2 hal sekaligus, pertama Anda memilik lampu meja dan kedua Anda memiliki hiasan unik dari lampu tersebut berupa Wabi-Kusa.
  6. Tidak memerlukan peralatan utama pada Aquascape seperti filter, sistem CO2 dll.
  7. Anda tidak akan dipusingkan oleh permasalahan Algae.
  8. Anda memiliki pengalaman baru yang tidak biasa dalam bidang Aquascaping.

 

B. Cara Membuat Wabi-Kusa

Tutorial ini dibuat oleh James Findley pemilik dari “TheGreenMachineOnline” dan seorang profesional Aquascaper dari Inggris. Simak Videonya berikut ini dan setelah itu akan saya bahas video tersebut secara lebih detail.

[su_youtube_advanced url=”https://www.youtube.com/watch?v=gIdNqcj8Rio” autohide=”yes” rel=”no” https=”yes”]

Penjelasan :

Tutorial tersebut bisa Anda praktekkan, James Findley menggunakan bola substrate yang sudah jadi dan merupakan produk dari “TheGreenMachine”, meskipun begitu Anda bisa membuat bola substrate sendiri.

[su_spoiler title=”Menyiapkan Bola Substrate (jika ingin membuat bola substrate sendiri)” open=”yes” style=”fancy” icon=”plus-square-1″]

  • Buatlah sebuah adonan dari Aqua Soil, air dengan tanah biasa, Anda bisa menggunakan tanah sawah yang lebih lengket. Aqua Soil berperan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tanaman nantinya dan tanah sawah digunakan agar Anda lebih mudah dalam membentuk bola susbtrate. Sifatnya yang lengket akan memudahkan Anda dalam membentuk sebuah gumpalan tanah. Penambahan air dilakukan secukupnya saja dan jangan terlalu berlebihan! yang ada nanti malah jadi lembek dan susah dibentuk.
  • Keringkan terlebih dahulu bola substrate yang sudah jadi dengan cara dijemur. Pengeringan dilakukan agar setiap ikatan dari tanah tersebut semakin kuat sehingga bola substrate yang Anda buat tidak mudah hancur.
  • Jika Anda menggunakan carpet plant pada Aquascape untuk melapisi tanah, dalam Wabi-Kusa gunakanlah moss untuk melapisi bola susbtrate terlebuh dahulu sebelum ditancapkan beberapa tanaman berakar.
  • Ikat moss yang sudah Anda siapkan menggunakan benang atau lem pada bola substrate.

    cara membuat wabi-kusa
    Mengikat Moss
  • Masukkan bola substrate tersebut ke dalam sebuah kantong plastik dan isi dengan air. Air jangan diisi penuh cukup setengah dari bola substrate terendam di dalam plastik. Ikat plastiknya sampai kedap udara.
  • Tempatkan kantong plastik dibawah pencahayaan sinar matahari 2-3 hari.
  • Proses tersebut disebut dengan penjenuhan. Penjenuhan bola substrate dilakukan untuk memastikan rongga-rongga dari setiap partikel tanah terisi oleh air. Ini penting untuk membantu menjaga kelembaban Wabi-Kusa Anda nantinya. Selain itu, kondisi bola susbtrate yang sebelumya sudah Anda keringkan akan menyulitkan Anda ketika menancapkan batang tanaman.

[/su_spoiler]

[su_spoiler title=”Menyiapkan Wadah” open=”yes” style=”fancy” icon=”plus-square-1″]

  • Siapkan sebuah wadah dan tuangkan pasir/kerikil yang biasa digunakan untuk Aquascape. Dalam hal ini Anda bisa menggunakan pasir silika. Pasir digunakan untuk dasar dari Wabi-Kusa agar terlihat lebih menarik.

    cara membuat wabi-kusa
    Menuangkan Kerikil Ke Dalam Wadah


[/su_spoiler]

[su_spoiler title=”Menanam” open=”yes” style=”fancy” icon=”plus-square-1″]

  • Keluarkan bola substrate dari kantong plastik, dalam hal ini bola susbtrate sudah dalam keadaan lembab dan Anda akan dengan mudah menancapkan batang tanaman pada bola susbtrate.
  • Lubangi titik bola substrate yang akan Anda tanami menggunakan pinset.

    cara membuat wabi-kusa
    Melubangi Bola Substrate Menggunakan Pinset
  • Tancapkan batang tanaman beserta akarnya kedalam lubang yang sudah Anda buat menggunakan pinset tadi.

    cara membuat wabi-kusa
    Menancapkan Batang Tanaman
  • Selama proses penanaman ini, semprot tanaman menggunakan water spray untuk tetap menjaga kelembabannya.
  • Jika sudah selesai menanam, tuangkan air hingga kira-kira setengah dari bola susbstrate tersebut terendam setelah itu masukkan ke dalam wadah yang sudah Anda siapkan.
  • Basahi tanaman menggunakan water spray.

    cara membuat qabi-kusa
    Basahi Tanaman Menggunakan Water Spray
  • Tutup terlebih dahulu menggunakan plastik wrap beberapa jam saja untuk menjaga kelembaban tanaman.

    cara membuat wabi-kusa
    Tutup Terlebih Dahulu Untuk Menjaga Kelembaban
  • Wabi-Kusa Anda sudah siap untuk ditempatkan dimana saja.

    cara membuat wabi-kusa
    Wab-Kusa Sudah Jadi


[/su_spoiler]

Setelah itu Anda hanya perlu menempatkan Lampu yang sesuai bagi pertumbuhan tanaman dan selalu perhatikan kelembaban tanaman dengan menyemprotnya setiap saat.

Source : TheGreenMachineOnline

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *