Cara Membuat Gas CO2 DIY

Peran penting gas CO2 dalam Aquascape sangatlah vital seperti yang sudah saya jelaskan pada postingan sebelumnya yaitu tentang “Peran Penting CO2 Dalam Aquascape”. Saat ini setidaknya ada 3 cara/metode yang bisa Anda gunakan dalam mencukupi kebutuhan CO2 Aquascape Anda, yang pertama adalah dengan sistem CO2 tabung bertekanan yang umumnya menggunakan tabung berbahan logam, kedua adalah menggunakan CO2 tablet dan ketiga adalah dengan cara membuat reaktor CO2 sendiri atau dikenal dengan istilah CO2 DIY/DIY CO2.

Cara ketiga inilah yang sering digunakan ketika kita tidak bisa menggunakan cara pertama dan kedua karena pada dasarnya cara membuat Gas CO2 DIY ini tidak sulit dan saya yakin siapapun bisa membuatnya dengan mudah. Sebelumnya akan saya jelaskan kelebihan dan kekurangan masing-masing metode sehingga melatar belakangi munculnya ide membuat reaktor CO2 sendiri di kalangan pecinta Aquascape.

CO2 Tabung Bertekanan

CO2 tabung bertekanan adalah dengan menggunakan tabung berbahan logam seperti hal nya tabung oksigen yang sering kita lihat di rumah sakit. Volume tabung ideal yang sering digunakan dalam Aquascape adalah maksimal 1 m3 dan itu tergantung dari besar aquarium yang Anda gunakan. Bahan tabung yang sering digunakan adalah logam besi dan aluminium. Tabung berbahan aluminium lebih mahal biasanya dibandingkan dengan tabung berbahan besi karena sama-sama kita ketahui bahwa aluminium lebih unggul dibandingkan dengan besi yaitu lebih ringan serta tahan karat.
Cara Membuat Gas CO2 DIY

  • Kelebihan : Kelebihan dari metode ini adalah Anda akan menghemat biaya dalam jangka panjang, lebih awet, lebih aman, lebih efektif dan terlihat profesional jika seorang Aquascapers menggunakan tabung bertekanan seperti ini 😛 
  • Kekurangan : Investasi pada tahap awal akan terasa berat mengingat harga tabung yang tidak murah dan masih ada komponen lain yang harus Anda beli yaitu regulator, mungkin bagi sebagian orang ketika harus mengisi ulang tabung adalah hal yang merepotkan terutama jika di daerah Anda letak depo isi ulang tabung jauh dari rumah.

CO2 Tablet

CO2 tablet adalah dengan menggunakan padatan berupa tablet yang saya sendiri kurang mengerti bahan dasar dari tablet tersebut. CO2 tablet biasanya digunakan sebagai alat sekunder dalam Aquascape yaitu ketika Anda tidak bisa menggunakan metode pertama dan kedua.
Cara Membuat Gas CO2 DIY

  • Kelebihan : Kelebihan dari CO2 tablet adalah lebih praktis jika dibandingkan dengan metode 1 dan 3.
  • Kekurangan : Saya kira jika menggunakan CO2 tablet dalam jangka panjang akan menjadi boros jadinya mengingat harganya yang lumayan 🙂 dan ini yang saya sebut tidak efisien.

DIY CO2

DIY ( Do it Your Self) CO2 adalah yang paling digemari oleh sebagian besar penghobi Aquascape di Indonesia karena bisa menjawab permasalahan ketika Anda tidak bisa menggunakan metode 1 dan 2 di atas. Selain itu ketika membuat campuran larutan CO2 pun Anda akan merasa seperti peneliti atau ahli kimia…haha. Meskipun begitu, ada juga kekurangan dari metode ini.

  • Kelebihan : Akan terasa murah/hemat pada tahap awal (jangka pendek), bahan-bahan mudah di dapat karena sebagian besar bahan-bahannya merupakan bahan dapur. Ada sensasi tersendiri ketika Anda membuat/mencampur larutan dan ketika campuran yang Anda buat berhasil menghasilkan gas CO2.
  • Kekurangan : Boros/mahal jika dilakukan dalam jangka panjang, kurang aman karena mudah terjadi kebocoran baik itu pada selang ataupun botol, tidak mudah menemukan komposisi campuran yang pas karena tidak jarang umur pemakaian memendek atau bahkan tidak menghasilkan gas CO2 sama sekali, munculnya bakteri kapang yang ditimbulkan dari unsur ragi yang sampai saat ini masih menjadi kontroversi.

Jadi siapakah yang cocok menggunakan metode DIY CO2? Yang cocok menggunakan meotde ini adalah yang terbentur masalah biaya karena tidak mampu membeli tabung (termasuk saya). Namun untuk jangka panjang lebih disarankan menggunakan sistem CO2 tabung bertekanan.

Cara Membuat Gas CO2 DIY

Masuk ke inti pembahasan yaitu bagaimana cara membuat Gas CO2 DIY di rumah. Ini berdasarkan apa yang saya lakukan pada saat itu karena perlu Anda ketahui bahwa banyak versi dalam membuat DIY CO2 ini namun ujung-ujung nya sama-sama menghasilkan gas CO2. Yang membedakan adalah komposisi atau bahan-bahan yang digunakan.

Saya Menggunaan Versi ini

Alat :

  1. Satu botol plastik bekas 1 liter dan satu botol plastik bekas 250 ml.
    cara membuat gas co2 diy
  2. Selang silikon secukupnya.
    cara membuat gas co2 diy
  3. 2 buah Check Valve.
    cara membuat gas co2 diy
  4. Obeng.
  5. Lem Silikon atau lem apa saja yang penting kuat.

Bahan :

  1. Gulas Pasir 1/4 Kg (250 gr). Gula pasir murni yang berwarna agak kuning lebih bagus.
    cara membuat gas co2 diy
  2. Ragi instan 1/2 – 1 sendok teh (Saya menggunakan merek fermipan) beli di toko kue.
    cara membuat gas co2 diy
  3. Bubuk agar-agar 1/4-1/2 sendok teh, gunakan bubuk agar-agar tanpa rasa (saya menggunakan merek swallow).
    cara membuat gas co2 diy
  4. Backing Powder 1/4-1/2 sendok teh (saya menggunakan cap kupu-kupu).
    cara membuat gas co2 diy
  5. 800 ml air panas.

Cara Membuat Tabung CO2 :

  1. Lubangi tutup botol 1 liter menggunakan obeng yang dipanaskan. Buat satu lubang dan pastikan diameter obeng sama dengan diameter selang silikon. Lubang dibuat untuk memasukkan selang silikon nantinya.
  2. Lubangi tutup botol 250 ml menggunakan obeng yang dipanaskan. Buat dua lubang dan pastikan diameter obeng sama dengan diameter selang silikon. Lubang dibuat untuk memasukkan selang silikon nantinya.
  3. Masukkan selang silikon ke dalam lubang botol 1 liter. Selang jangan sampai masuk terlalu dalam, cukup masuk 2-3 cm saja dari permukaan tutup botol. Selang keluaran dari botol 1 liter ini dimasukkan ke tutup botol 250 ml sampai kira-kira mencapai dasar dari botol 250 ml.
  4. Masukkan selang silikon yang berbeda ke dalam tutup botol 250 ml namun jangan sampai ke dasar. cukup 2-3 cm saja yang masuk ke lubang.
  5. Rekatkan setiap selang yang masuk ke lubang menggunakan lem silikon. Pastikan tidak ada celah sekecil apapun di sekitar lubang untuk memastikan gas CO2 nantinya tidak bocor. Lihat skema di bawah ini…

cara membuat gas co2 diy

Cara Membuat Larutan :

  1. Masukkan semua bahan-bahan (gula, ragi, agar-agar dan backing powder) ke dalam botol 1 liter.
  2. Isi botol 1 liter dengan 800 ml air panas tapi jangan terlalu panas (pokoknya sampai semua bahan di dalam botol bisa larut).
  3. Aduk menggunakan batang kayu atau apapun agar semua bahan larut dan tercampur dengan sempurna.
  4. Setelah larut, diamkan dulu menunggu air larutan menjadi hangat (kalau langsung ditutup dalam keadaan air masih panas botol akan menggembung karena tidak kuat menahan tekanan udara di dalam botol).
  5. Tutup botol rapat-rapat menggunakan tutup botol yang belum dilubangi (dalam hal ini Anda perlu menyiapkan tutup botol utuh yang belum dilubangi untuk cadangan).
  6. Diamkan larutan semalaman agar proses fermentasi berlangsung dengan optimal.
  7. Sementara itu, isi setengah dari botol 250 ml dengan air biasa.

Setelah itu, pasang semua rangkaian termasuk memasang tutup botol yang sudah terpasang selang silikon (lihat skema gambar di atas). Pada tahapan ini seharusnya larutan Anda sudah bisa menghasilkan gas CO2. Check valve (penyearah arus) dipasang pada sambungan selang dari botol 1 liter ke botol 250 ml dan pada selang sambungan dari botol 250 ml ke diffuser. Saya tidak menyertakan diffuser ke daftar alat-alat di atas karena ini bersifat opsional namun sangat disarankan. Selain itu Anda juga bisa menggunakan buble counter sebagai pelengkap.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan :

  1. Ketika akan mengganti larutan atau membuka botol, jangan putar tutupnya karena bisa merusak lem dan memicu kebocoran jadi putar saja botolnya.
  2. Jika larutan Anda tidak menghasilkan gas CO2, simpan botol di tempat yang hangat untuk memicu proses fermentasi.
  3. Pada beberapa kasus termasuk saya di awal-awal gas CO2 tidak bertahan lama yaitu hanya 4 hari. Itu bisa disebabkan dari komposisi yang belum pas sehingga Anda perlu bereksperimen sendiri untuk menemukan komposisi yang pas. Alternatif lain yaitu dengan menggoyang-goyangkan botol 1 liter agar memgeluarkan gas CO2 (ini cara paksa) yang juga saya lakukan pada waktu itu 🙂 .
  4. Prinsip komposisi yang perlu Anda ketahui adalah semakin banyak gula yang digunakan maka larutan akan semakin awet dan terus menghasilkan gas CO2 TAPI konsekuensinya gas CO2 yang keluar akan semakin kecil. Prinsip kedua, semakin banyak ragi yang digunakan maka gas CO2 akan semakin besar tapi boros/tidak awet alias cepat habis.
  5. Backing powder digunakan untuk menduplikasi proses fermentasi yang terjadi antara setiap partikel gula dan ragi.
  6. Bubuk agar-agar digunakan supaya proses fermentasi bisa berlangsung lama. Karena sekali Anda membuat/mencapurkan larutan antara gula dan ragi maka proses fermentasi akan terus terjadi sampai tidak ada lagi partikel gula yang dapat di fermentasi oleh ragi sehingga tidak lagi menghasilkan gas CO2.

Jika ada yang ingin ditambahkan atau ditanyakan silahkan gunakan kolom komentar, Selamat mencoba…

92 thoughts on “Cara Membuat Gas CO2 DIY

  1. Mau tanya.
    Diy sya 3 hri kenceng.
    msk hr ke 4 ngadet malah mati.
    klo d kocok pling cuma 2mnit, gelembung kenceng abis itu mati lagi. Nah saya liat ada pengendapan di dasar botol. Kyk susu kental gitu. Botol msih keruh. Llo abis d kocok pengendapan ilang. Abis itu ada lg. Mngkin bisa d bntu.

  2. CMIIW, harus di pastiin antara komposisi ragi dan gula nya tepat mas, itu bisa jadi ragi nya kebanyakan jadi kenceng di awal2 tapi umur pakai semakin pendek alias gak awet. Banyak bereksperimen, silahkan mas coba kurangi takaran ragi yang digunakan dan lihat seperti apa reaksinya nanti 🙂

     

  3. Mau tnya mas , jdi cara pembuatan Co2 DIY mnggunakn soda kue dan citrun sistem rakitan ny gimana apa sama sprti ragi,gula dan air? Jdi posisi selang pd citrun hrus gantung juga tak boleh terkena air larutan citrun??

    1. Saya sendiri belum pernah coba mas pake sitrun dan soda kue jadi kurang tau bagusnya kaya gimana cuma klo rangkaian/rakitannya saya rasa sama aja mas. Klo masalah selang sama halnya kaya yang metode ragi ini, selang memang harus menggantung di atas permukaan larutan ragi+gula karena klo gak gtu gas CO2 gak akan tersalurkan ke dalam akurium, yang ada nanti si larutannya ya malah terhisap ke dalam akuarium. 🙂

    1. Botol 250 ml keruh ada kemungkinan larutan CO2 yang dari botol 1 liter ikut terhisap ke botol 250 ml jadi pastikan penempatan selangnya sudah betul. Selang pada botol 1 liter jangan sampai tenggelam karena yang kita ambil hanya gas nya saja bukan larutannya, perhatikan kembali gambar rangkaiannya di atas.

  4. Nih yg punya blog masih ada gak yah,,, klo ada tolg jwb dong lg butuh info sm saran, diy co2 udh sy buat sempurna, sy botol 1 pke yg 1L btol 2 pke 450ml, di btol 2 terjadi glembung mnandakan ada gas, tapi ko gk naik ya ke dipuser ktika di masukin ke tank

  5. mas mau tanya,

    Gas Co2 DIY itu harus di pakai 24 jam nonstop atau bagaimana?

    Dan ada efek sampingnya ngga untuk ikan dan udang hiasnya?

    1. Khusus untuk CO2 DIY memang harus dipakai 24 jam dan gak bisa distop KECUALI pake botol dari aluminium atau besi. Gas CO2 DIY dalam botol plastik klo di stop nanti lama-lama meledak si botolnya karena gak bisa lagi nahan tekanan gas dari dalam.

      Efek kebanyakan gas CO2 ikan bisa mabok atau bahkan mati, lebih baik pake CO2 Indicator untuk memantau kandungan terlarut gas CO2 dalam air, jadi kita tau nanti kelebihan gas CO2 atau justru kekurangan.

  6. Mas mau nanya kalo seandainya air sama gula di masak dahulu efeknya gmn? Jadi lebih bagus ato malah lebih buruk?

  7. mas DIY punya saya sukses tanpa ada msalah tpi ada 1 masalah.
    pas saya masukan CO2 ketank ikan discuss sya malah jdi pendiam
    itu knapa ya?

  8. DIY saya sukses mas tak ada kebocoran gelembungpun lancar  saat dimasukan ketan, tapi mas setelah ada gelembung CO2 d tank, ikan discuss sama CAE saya malah jadi pendiam sedangkan ikan yg lain msih aktif.  itu kenapa ya sebabnya?

  9. Mas nye. Mau tanya dong klo pake botol kaca, lebih bagus dibanding botol plastik atau sebaliknya yah..?

    Thnkusomuch.. :*

    1. Botol kaca boleh2 aja gan, seharusnya dalam hal nahan tekanan botol kaca lebih bagus dibandingkan botol plastik tapi tetep perlu berhati-hati takut tekanannya terlalu kenceng nanti klo pecah lebih bahaya botol kaca dibandingkan botol plastik.

    1. Ada beberapa kemungkinan:

      1. Campurannya belum bener, harus banyak bereksperimen sampai nemun campuran/komposisi yang pas.

      2. Campuran yang ente bikin belum bener2 bereaksi, coba goyang2 botolnya, itu bisa memicu reaksi dan seharunya langsung keluar.

  10. Bang, itu langsung bisa keluar gas co2 setelah abis eksperimen atau masihnnunggu beberapa hari pasca prmbuatan

     

  11. Gan tandanya reaktor udah selesai dan perlu larutan baru itu apa? apakah suplai gelembung berhenti? soalnya punya ane dah 1 minggu.tapi masih muncul gelembung. ada yg bilang hati2 dengan DIY gula+ragi.katanya klo dah selesai reaksinya. yang disuplai malah alkohol yang tersisa di botol kecil dan bisa meracuni ikan dan tumbuhan.

    mohon arahannya gan, kapan waktunya mesti ganti larutan? biar gak terjadi hal2 yang tdk diinginkan. salah salah kita berdosa membiarkan ikan mabok alkohol.heheh..plz advise

    1. Gampangnya, ganti larutan pas gelembung dari botol pertama berhenti. Sebenarnya gak ada aturan baku, klo dulu saya malah ganti larutan klo gelembung yang masuk ke akuarium udh benar-benar berhenti.

      Tapi klo pertimbangannya takut alkohol di botol kedua ikut masuk ke akuarium, berarti harus udah ganti larutan pas gelembung dari botol pertama (botol besar) tidak lagi keluar.

      Agan pake diffuser ga? klo pake, butuh tekanan yang cukup kuat loh buat bisa nembus itu diffuser dan saya rasa klo hanya murni alkohol hasil penguapan air di botol kedua, dia gak akan cukup kuat buat nembus diffuser. Klo pun gelembung masih muncul di sisa2 umur larutan, itu bukan berarti murni alkohol, tapi masih disertai gas CO2.

  12. Gan mau nanya kalo takaran buat gula pasir,garam,beking powder sma agar agar brp ya??? Soal nya sya klo buat suka ga tahan lama,trz suka di bantu di kocok trz klo kpngen kluar glembung alus nya…

    Mohon di jawab gan…

    1. Takaran yang sudah disebutkan di atas adalah eksperimen versi sukses yang saya lakukan dulu jadi coba dulu ikutin takaran di atas, kalau tidak cocok silahkan berkesperimen lagi.

    1. Secara teori iya. Kalau baru pertama kali buat DIY CO2 lebih baik jangan pake botol yang gede dulu karena di masa2 awal percobaan seringkali gagal. Coba dulu di botol yang sama dengan yang saya praktekan di atas.

      Baru klo agan udah ngerti dan ahli dalam menentukan komposisi bisa coba pake botol yang lebih gede. Mengenai takaran, silahkan hitung dengan asumsi takaran yang saya gunakan di artikel ini adalah takaran yang direkomendasikan.

  13. gan kenapa ikan saya pada mati setelah di pake’in CO2 DIY ya… apakah kebanyakan takaran raginya ato gmn ni gan? makasih pencerahannya…

    1. Bukan hanya kebanyakan ragi, intinya debit CO2 yang masuk kayanya terlalu banyak. Coba pake alat yang namanya bubble counter: FYI, CO2 yang masuk idealnya 2-3 bps.

    1. Bisa aja mas, fungsi botol dua itu untuk mengendapkan unsur2 lain yang dihasilkan termasuk alkohol biar gak ikut masuk ke akuarium, jadi yang diambil murni CO2 nya aja.

  14. Bro emang harus pake chek valve aja ya.bisa gx klo gx pake jadi langsung selang aja yg masuk ke tutup botol yang di lubangin

    1. Bisa aja gan, cuma kan klo pake check valve, risiko air akuarium naik ke selang dan masuk ke botol larutan CO2 itu kecil.

    1. Sebetulnya gak harus fermipan, fermipan itu kan merek, yang penting ragi mau merek apapun dan fermipan adalah salah satu merek yang paling mudah ditemui di warung atau toko2 bahan kue.

      Klo yang ditanya, kenapa harus pake ragi dalam pembuatan CO2 DIY ini, jawabannya adalah agar terjadi proses fermentasi, karena gas CO2 ini dihasilkan dari proses fermentasi, apa yang difermentasi di sini? Si gula pasir…

    1. Perbedaan tinggi antara botol dan akuarium di sini gak begitu pengaruh karena yang kita alirin ke akuarium itu gas bertekanan, jadi klo pun botol ditaro lebih rendah dari akuarium, gas tetap akan naik. Atau mungkin maksud pertanyaannya bukan begitu?

      1. Saya baru buat Co2 Diy td siang… sebelum saya masukan ke tank selangnya saya tes dengan wadah yang lain tp permukaannya datar. Itu oke buble keluar dr botol yg kecil dan langsung ke wadah yang satu lg, ya durasinya 5 detikan kan gan. Keluar sesekali gelembungnya. Tp pas saya masukan ke tank knpa gk keluar ya co2 nya? Mohon pencerahan mas. Apakah faktor takaran, pengaruh keadaan tinggi rendahnya aquarium dg botol, kebocoran tutup botol, atau pengaruh panjang pendeknya selang.

        Trima kasih

        1. Kemungkinannya banyak, emang takarannya kaya gimana mas? Dan maksudnya durasi 5 detikan itu apa? Pakai patokan 2-3 bps (bubble per second) jadi idealnya 2 sampai tiga gelembung per detik.

  15. Mau nanya bos sy adalah pemula awam sekali tntng aquascape.sy buat co2 dah sprti yg di sarankan d sini,dah tak smpan semalam ko lom ada tnda2 gasnya,apa yg salaj boss?

    1. Coba dikocok sebentar botolnya keluar ga? Klo udh ngikutin persis cara yg ada di artikel ini seharusnya keluar. Cek lagi campurannya

    1. Bagusnya dipasang di kedua selang:

      1 di selang yang menghubungkan antara botol besar dan botol kecil
      1 di selang yang menghubungkan antara botol kecil dan diffuser.

  16. min . . . kalau gula nya diganti dengan tetes tebu bisa enggk min .. . .dan kalau bisa campurannya berapa ya .. .terima kasih . .

    1. Mending pake gula biasa aja mas, bukan masalah bisa atau nggak nya, tapi saya belum pernah liat yang eksperimen pakai tetes tebu. Tapi kalau mas nya bersedia bereksperimen sendiri silakan, itu lebih bagus nanti hasilnya bisa di share di sini 🙂

  17. Mas berapa lama reaksi co2 nya bekerja??? Kebetulan saya baru buat udah 2 jam belum ada reaksinya….mohon pencerahannya..

    1. Sebentar kok, gak sampai satu jam juga seharusnya udah bereaksi. Coba pastikan takaran udah sesuai dan pakai air hangat kan bikinnya?

  18. jadi kalo pemakaian co2nya 24 jam nonstop gak apa apa nih? dan itu berlangsung berapa hari biasanya gan? Mohon pencerahannya.. trimakasih..

    1. Gak masalah ASALKAN indikator CO2 tidak menunjukkan kadar CO2 terlarut yang berlebih di dalam akuarium. Jadi saya sarankan untuk tetap menggunakan CO2 indikator dan menjadikannya sebagai patokan. Untuk CO2 DIY yang menggunakan botol plastik memang tidak dimungkinkan untuk menghentikan asupan CO2 kecuali selang CO2 nya secara manual dicabut dari akuarium.

      Untuk CO2 yang memakai tabung berbahan logam + regulator, asupan CO2 bisa di stop dengan mudah dan memang metode pemakaiannya beda-beda di kalangan para scapers pun. Ada yang tetap menjalankannya selama 24 jam, ada juga yang hanya menjalankannya beberapa jam sebelum lampu dihidupkan dan menghentikannya beberapa jam sebelum lampu di matikan.

  19. Mas aku udah 2 kali coba mas  tapi kenapa ngak keluar bubelnya/co2  , terus mas aku tunggu kan 24 jam air gula +ragi nya dingin mas ngak hangat lagi itu kenapa ya mas ? mohon pencerahanya mas

  20. Mau tny nih Mas,  saya barusan bikin CO2 DIY n berhasil keluar gelembung2 di diffusernya.  Tp selang 1,5 jam kemudian kan2 pd teler.  Malah ikan moly ada yg tewas seekor.  Itu mslhnya apa ya Mas? Campuran bahan normal2 aj sesuai petunjuk.  Cm ga pk agar2 n baking powder. Emg brp lm co2 itu disuply kedlm tangki aquascape? Mhn petunjuknya Mas. Trm ksh sblmnya..

    1. Ikan teler atau bahkan ada yang tewas itu bisa jadi kelebihan dosis CO2. Saya rekomendasikan untuk menggunakan alat bantu Bubble Counter atau CO2 Indicator. Bubble Counter fungsinya buat ngitung gelembung CO2 dalam satuan bps (bubble per second), idealnya itu 2-3 bps. Sedangkan CO2 Indicator dipasang untuk mengetahui kadar terlarut dari CO2 di dalam akuarium. Kedua alat ini mudah didapat kok dan harganya gak terlalu mahal.

      Nanti dari CO2 Indicator itu ketahuan apakah CO2 terlarutnya berlebih atau ngga. Mengenai berapa lama CO2 disuplai ke tangki, berhubung ini CO2 rakitan alias DIY, sulit untuk mengatur kapan CO2 harus nyala dan kapan CO2 harus stop. Saya dulu CO2 tetap disuplai selama 24 jam tapi dengan bps yang tepat dan selalu kontrol CO2 Indikatornya.

  21. Gan saya udah coba bikin cairannya, udah tak diemin semalaman tapi kq nggak muncul gelembung nya yah, itu kenapa ? Mohon pencerahannya

  22. aku punya kasus seperti kasus mas… harus dikocok dulu bru kluar gelembungnya

    yank saya itu ukurannya 70x100x70 … kira2 komposisi yang pas berapa ya

  23. Misi gan kok saya coba ikan cupang saya pada mati di aquascapenya tanamannya subur…ini kenapa..?

  24. Gan mau nanya nih ane baru bikin co2 diy. Nah apa perlu dimatikan di malam hari co2 diy tsb? Lalu apakah co2 diy jika di biarkan terus tidak berpengaruh ke ikan? Nah yg terakhir bagaimana cara mematikannya yak? ?? Trimakasih salam ngobok ngobok

  25. Mw tanya gan…saya udh buat diy co2 cm knp ya air dari botol kecil selalu naik ke reaktor…mohon penjelasa

  26. Mw tanya gan…saya udh buat diy co2 cm knp ya air dari botol kecil selalu naik ke reaktor…mohon penjelasan

  27. Mau tanya..  Saya udah bikin co2 y sesuai petunjuk cuma gak pake serbuk agar”.  Nah gelembung y d botol 2 udh ada 1 gelembung kira” 12dtk an setelah 4 jam..  Tapi kok gelembung nya gak naik ke aquarium ya?  Saya juga sudah meminimalkan kebocoran dgn ngasih lem dipinggir” selang tutup botol..

  28. Assalamualaikum om,

    Kebetulan newbie mau gabung nih, hehehee

     

    ane udah coba Co2 DIY ragul dan hasil pertama experimen gagal, lanjut ane coba bikin lagi hasilnya oke bisa dapet 1 gelembung/ 2 second

    yang ane mau tanya :

    1. Kenapa ikan ikan ane pada megap megap diatas permukaan ya?

    2. Standar Co2 terlarut di air itu berapa biar ikan dan tumbuhan aman?

    Sedikit info spec tank :

    – Tank uk 35x25x25

    – Ikan guppy & Neon Tetra

    – Tumbuhan magic seed & ludwigia

     

    Saat ini ane jadwalin pemakaian co2nya biar ga kebanyakan..

    mohon masukannya suhu suhu

    Terimakasih

    wassalamualaikum wr.wb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *