Apa itu CDN?

Selain menyajikan konten-konten yang menarik dan bermutu, optimalisasi sebuah website perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan kecepatan akses website tersebut. Bagaimana tidak, kecepatan sebuah website sudah menjadi poin penting yang perlu diperhatikan. Raksasa teknologi yaitu Google secara resmi telah mengeluarkan pernyataan bahwa website yang memiliki kecepatan akses tinggi akan meningkatkan posisinya di mata mesin pencari. Tidak perlu dibahas lagi pentingnya posisi sebuah website di mata mesin pencari yaa..hehe

Berdasarkan penelitian, ketika proses loading sebuah website lebih dari 4 detik maka 80% pengunjung akan mengurungkan niatnya untuk melanjutkan membuka website tersebut dan lebih memilih CLOSE TAB! meskipun saya sendiri tidak sepenuhnya percaya terhadap hasil penelitian tersebut karena orang terkadang mau menunggu lama jika konten di website tersebut menarik atau tidak bisa dilewatkan. Pengalaman…haha

Melihat persoalan tersebut, perlu bagi kita sebagai pembuat atau pengelola sebuah website untuk meningkatkan kecepatan akses agar orang tidak kapok mengunjungi website kita karena lola (loading lama) dengan akses website yang cepat, semakin banyak juga orang yang betah berlama-lama di website kita. Bagaiaman caranya? Banyak! salah satunya yang akan saya bahas sekarang ini adalah menggunakan teknologi CDN.

Apa Itu CDN?

Saya akan coba membahasanya menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Apa itu CDN? CDN adalah singkatan dari Content Delivery Network. Sebuah sistem jaringan yang mampu mendistribusikan konten-konten dari sebuah website kepada para pengunjung web tersebut tanpa mengandalkan server utama sehingga beban kerja dari server utama akan lebih ringan jika kita menggunakan CDN. Masih bingung?

Gini sob… kita main analogi saja. Jika situs ini tidak menggunakan CDN, ketika Rudi mengakses situs “jurnalaquascape” ini si Rudi akan mengirimkan sebuah request ke server utama untuk menampilkan konten-konten dari situs ini. Rudi beruntung, jika lokasinya berdekatan dengan server (dalam hal ini lokasi Rudi dan server berada di Jakarta) karena Rudi akan mendapatkan akses yang cepat dan alhasil Rudi akan dengan cepat membuka website ini. Namun bagi si Desi yang tinggal di Amerika tentu akan menemui masalah ketika mengakses situs ini. Akses yang Desi dapatkan dengan akses yang Rudi dapatkan akan berbeda dalam hal kecepatan. Begitupun bagi si Toni yang tinggal di Jepang, Toni tidak akan mendapatkan akses secepat si Rudi.

Dengan menggunakan CDN, konten dari website ini akan di mirror ke setiap data center CDN yang tersebar diseluruh dunia sehingga setiap pengunjung akan dilayani oleh CDN terdekat dengan lokasinya bukan oleh server utama yang berada di Jakarta. Rudi akan tetap dilayani oleh server utama karena memang itulah lokasi terdekat dengan dirinya. Sedangkan si Desi akan dilayani oleh data center yang ada di Amerika dalam menampilkan konten-konten web ini. Toni pun begitu, dia akan dilayani oleh data center CDN yang ada di Jepang atau yang terdekat dengan lokasinya dalam menampilkan konten-konten web ini.

apa itu cdn?
Ilustrasi Cara Kerja CDN

Meskipun begitu, biasanya konten yang dapat di cache oleh CDN adalah konten statis. Konten statis atau static content meliputi images, stylesheets (css files), javascripts, flash, web page dll. Dengan menggunakan CDN, konten statis dari web Anda akan di distribusikan ke seluruh data center CDN tersebut yang tersebar di seluruh dunia. Pengunjung yang mengakses situs Anda akan di redirect oleh CDN ke server/data center terdekat dengan lokasi si pengunjung.

Pentingnya Menggunakan CDN

Pentingkah menggunakan CDN di website kita? Bagi saya penting. Dan apa saja manfaat dari penggunaan CDN ini, beberapa manfaat dari penggunaan CDN adalah :

  1. Speed (Kecepatan) : Sudah pasti, website yang menggunakan CDN akan memiliki kecepatan akses tinggi meskipun faktor lain berpengaruh seperti hosting yang digunakan. Setidaknya, CDN bisa melengkapi kelemahan dari hosting Anda jika kebetulan Anda menggunakan layanan hosting yang kurang bagus. CDN mampu meningkatkan kecepatan loading sebuah website secara signifikan.
  2. Visitor (Pengunjung) : Ini dibuktikan ketika saya menggunakan CDN pada situs ini. Jumlah pengunjung serta bounce rate dari situs ini Alhamdulillah meningkat dari hari ke hari. Tidak perlu heran karena sudah saya sebutkan diatas bahwa biasanya pengunjung akan meninggalkan dan mengurungkan niatnya membuka website Anda ketika lola (loading lama) dan memilih untuk close tab! Sebaliknya, pengunjung akan senang dan betah berlama-lama di web Anda ketika aksesnya cepat dan tentu hal itu akan meningkatkan user experience (pengalaman pengunjung).
  3. Beban Server : Dengan menggunakan CDN, Anda akan meringankan beban server utama dalam melayani para pengunjung web Anda. Tugas dalam melayani pengunjung ketika tidak menggunakan CDN akan sepenuhnya dikerjakan oleh server utama. Ketika Anda menggunakan CDN, tugas tersebut akan dibagi antara server utama dan CDN.
  4. Bandwidth : Sudah pasti, jika Anda menggunakan CDN yang mana sudah dijelaskan diatas tugas dalam melayani pengunjung akan dibagi antara server utama dan CDN sehingga Anda akan menghemat bandwidth hosting karena tidak sepenuhnya request pengunjung dilayani oleh server utama.
  5. Crash/Down : Ini masih berkaitan dengan poin di atas. Ketika Anda sepenuhnya menyerahkan tugas melayani pengunjung pada server utama maka bisa timbul masalah ketika web Anda ramai dikunjungi. Overload bisa saja terjadi mulai dari melambatanya akses sampai dengan crash atau down karena server tidak mampu melayani sekian banyaknya request dari para pengunjung web Anda. Ketika Anda menggunakan CDN, permasalahan itu akan teratasi.
  6. SEO : Sudah dijelaskan bahwa web dengan kecepatan akses tinggi akan mempengaruhi posisinya di mata mesin pencari. Google selalu mengedepankan kenyamanan serta kemudahan setiap pengunjung yang mengunjungi sebuah website. Ketika Anda mengecewakan pengunjung dengan akses web yang lama, jangan heran jika Google tidak senang dan akhirnya akan mempengaruhi posisi Anda di mesin pencari.

Lantas bagaimana cara menggunakan CDN? Tenang, mungkin tutorial lengkapnya akan coba saya jelaskan pada postingan selanjutnya. Saat ini ada 2 pemain besar yang menawarkan layanan CDN yaitu CloudFlare dan MaxCDN. Kebetulan saya menggunakan CloudFlare dan inshaAllah di postingan berikutnya saya akan membahas mengenai CloudFlare lengkap dengan tutorial nya. Saya hanya berbagi apa yang saya tau dan semoga artikel ringan ini bisa bermanfaat bagi Anda. Thanks…

One thought on “Apa itu CDN?

  1. Thank you for yet another essential article. Wherever else could anyone get that type of details in such a complete way of writing? I’ve a presontatien incoming week, and I’m on the lookout for these details.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *